Breaking News:

Kalapas Tanjungpandan Optimalkan Peran Pos Yankomas, Jaring Pengaduan Pelanggaran HAM di Daerah

Hadirnya Pos Yankomas pada UPT di lingkungan Kanwil Kemenkumham Babel, diharapkan akan lebih banyak menjaring pengaduan pelanggaran HAM di daerah.

Penulis: Dede Suhendar | Editor: Novita
IST/Dokumentasi Lapas Kelas IIB Tanjungpandan
Jajaran petugas Lapas Kelas IIB Tanjungpandan menerima penghargaan dari Kakanwil Kemenkumham Babel, Anas Saiful Anwar. 

POS.BELITUNG.CO, BELITUNG - Lapas Kelas IIB Tanjungpandan baru-baru ini menerima penghargaan dari Kakanwil Kemenkumham Babel, Anas Saiful Anwar, atas pembentukan Pos Pelayanan Komunikasi Masyarakat (Yankomas).

Keberadaan Pos Yankomas pada setiap UPT, bertugas menerima pengaduan dan konsultasi mengenai dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM), serta memberikan informasi perkembangan tindak lanjut kepada pengadu.

Hadirnya Pos Yankomas pada UPT di lingkungan Kanwil Kemenkumham Babel, diharapkan akan lebih banyak menjaring pengaduan pelanggaran HAM yang ada di daerah.

Kalapas Kelas IIB Tanjungpandan, Romiwin Hutasoit, menjelaskan, keberadaan Pos Yankomas bagian dari repsentatif dari nawacita dari Presiden RI, yaitu dengan menghadirkan negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga negara.

Pos Yankomas itu sendiri merupakan suatu kegiatan pelayanan komunikasi masyarakat Kementerian Hukum dan HAM yang menangani masalah pengaduan masyarakat terhadap indikasi terjadinya suatu pelanggaran HAM

"Keberadaan Pos Yankomas ini diharapkan dapat meringankan masyarakat khususnya Kabupaten Belitung dan Belitung Timur yang berada jauh dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Babel. sehingga mereka cukup mendatangi Pos Yankomas terdekat salah satunya di Lapas Kelas IIB Tanjungpandan," kata Romiwin melalui siaran rilis Lapas Kelas IIB Tanjungpandan yang diterima posbelitung.co, Jumat (19/11/2021).

Ia menjelaskan, masyarakat cukup mengisi formulir, menguraikan kejadian yang dialaminya dan memberikan identitas, serta alamat atau nomor telepon yang dapat dihubungi.

Selanjutnya, laporan tersebut akan diinput melalui Aplikasi Simasham.

Namun hingga saat ini, pihak Lapas Tanjungpandan belum menerima laporan pengaduan dari masyarakat terkait dugaan pelanggaran HAM.

"Keberadaan Pos Yankomas di Lapas ini sudah kami sosialisasikan sebelumnya. Dengan apresiasi yang kami terima ini kita akan optimalkan sosialisasi kepada masyarakat dan juga WBP (Warga Binaan Pemasyarakatan)," kata Romiwin. (Posbelitung.co/Dede Suhendar)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved