Breaking News:

Berita Belitung

BREAKING NEWS: Kamar Mesin KM Sabang Terbakar, Dua ABK KM Sabang Alami Luka Bakar di Sekujur Tubuh

Dua ABK KM Sabang yang menderita luka bakar sekujur tubuh langsung dievakuasi menuji dermaga Satpolairud Polres Belitung.

Penulis: Dede Suhendar | Editor: Hendra
(Posbelitung.co/Dede S)
Tim gabungan melakukan evakuasi dua AKB KM Sabang yang mengalami luka bakar akibat kamar mesin kapal terbakar, Sabtu (20/11/2021). 

POSBELITUNG.CO -- Dua anak buah kapal (ABK) KM Sabang bernama Agus dan Riksan mengalami luka bakar disekujur tubuhnya.

Luka tersebut dialami usai kamar mesin utama KM Sabang terbakar.

Kejadian tersebut terjadi di sekitar perairan Selat Nasik, Kabupaten Belitung atau 15 mill dari Tanjungpandan pada Sabtu (20/11/2021).

Mendapat laporan ada kecelakaan kapal di Perairan Selat Nasik, Tim gabungan Satpolairud Polres Belitung, Dit Polairud Polda Babel, Pos Mindanau, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Wilker Tanjungpandan mendatangi lokasi kejadian.

Tim gabungan berupaya melakukan evakuasi korban dalam kejadian tersebut.

"Tadi kami dapat informasi dari Basarnas sekitar pukul 07.20 WIB bahwa ada nelayan terbakar di KM Sabang. Jadi kami langsung melakukan evakuasi," ujar Kasat Polairud Polres Belitung AKP Syarifudin Ginting kepada posbelitung.co.

Tim gabungan mengerahkan beberapa kapal mulai dari speed lidah, Kapal C3, RIB Dit Polairud Polda dan kapal dari Pos Mindanau.

Dua ABK yang menderita luka bakar sekujur tubuh langsung dievakuasi menuji dermaga Satpolairud Polres Belitung.

Kemudian, evakuasi dilanjutkan menuju RSUD Marsidi Judono Tanjungpandan.

"Korban sudah dibawa ke RSUD untuk mendapat pertolongan pertama. Nanti tindaklanjutnya kami akan memeriksa kapten kapalnya, kalau ada indikasi pidana akan diproses sesuai hukum," jelasnya.

Ginting menambahkan informasi sementara KM Sabang tersebut merupakan kapal penangkap ikan.

Namun untuk kepastiannya, Satpolairud Polres Belitung akan memeriksa kapten kapal.

"Bukan kapal Belitung nanti akan kami periksa. Kapal masih lego jangkar di laut, tidak bisa olah gerak karena mesin utamanya rusak," katanya.

(Posbelitung.co/Dede S)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved