Breaking News:

Tiga Pimpinan Cabang Salimah Kabupaten Belitung Dilantik, Wadah Muslimah Berkontribusi Lebih Jauh

Pengurus PC Salimah Tanjungpandan, Sijuk, dan Badau mengucap ikrar, menandai berawalnya masa jabatan periode 2021-2026.

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Novita
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Pelantikan pengurus cabang (PC) Salimah di Green Tropical, Tanjungpandan, Minggu (21/11/2021). 

POS.BELITUNG.CO, BELITUNG - Pimpinan Daerah Persaudaraan Muslimah (PD Salimah) Belitung melantik pengurus Pimpinan Cabang (PC) Salimah tiga kecamatan di Hotel Green Tropical, Kecamatan Tanjungpandan, Minggu (21/11/2021).

Pengurus PC Salimah Tanjungpandan, Sijuk, dan Badau mengucap ikrar, menandai berawalnya masa jabatan periode 2021-2026.

Ketua PD Salimah Belitung, Elly Kusjani Astuti, mengatakan, hadirnya organisasi massa (ormas) ini agar bisa memperluas berkontribusi sampai kecamatan.

Bahkan, masih ada dua kecamatan lain di Belitung, yakni Membalong dan Selat Nasik, yang belum memiliki pengurus.

"Harapannya ke depan, desa-desa pun bisa terjamah," kata Elly.

"Pelantikan PC, kami ingin keberadaan Salimah bisa dirasakan kebermanfaatannya sampai kecamatan bahkan desa, bersama Ormas perempuan lainnya Aisyiyah, Tim PKK atau ormas lain yang memiliki cita-cita yang sama," imbuh dia.

Pelantikan PC Salimah tiga kecamatan ini juga menjadi momen silaturahmi setelah beberapa waktu tidak bisa tatap muka.

Salimah sebagai ormas perempuan yang berdiri pada tahun 2000 memang tergolong ormas yang masih muda dibandingkan ormas lain.

Hal tersebut, lanjut Elly, membuat Salimah bisa merangkul dan berguru dengan ormas lain yang bergabung.

Kehadiran Salimah disebabkan karena melihat permasalahan bangsa, mulai dari permasalahan perempuan, keluarga, dan anak, sehingga bisa fokus berperan dalam beragam tantangan tersebut.

Senada, Dewan Pertimbangan PD Salimah Belitung, Tanti Hana Rahmawati, mengatakan, Salimah menjadi wadah bagi para muslimah untuk bersama berproses dan bergerak dalam kepedulian terhadap isu-isu perempuan seperti kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), tingginya angka kematian ibu dan balita, tingginya angka penyalahgunaan narkoba, serta jumlah penderita HIV/AIDS, juga masih terjadinya isu seputar anak dan keluarga.(Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved