Breaking News:

Dua Lokasi Tambang Timah di Desa Aik Pelempang Jaya Ancam Pertumbuhan Padi

Ia mengatakan, sudah banyak warga yang komplain atas aktivitas tambang timah di lokasi tersebut.

Penulis: Disa Aryandi | Editor: Novita
Posbelitung.co/Disa Aryandi
Peralatan tambang inkonvensional (TI) di kolong Likim, Desa Aik Pelempang Jaya (APJ), Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Senin (22/11/2021). Aktivitas tambang ini diduga mengganggu area persawahan. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Terdapat dua lokasi pertambangan timah inkonvensional sistem suntik di Desa Aik Pelempang Jaya (APJ), Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, yang diduga bisa mengancam pertumbuhan padi Dusun Air Serkuk, Desa Air Saga.

Pasalnya air limbah pertambangan timah suntik tersebut, kini mengalir ke area sawah Kelompok Tani Suka Makmur yang memiliki luasan 19 hektare, dengan areal yang sudah ditanami padi saat ini 12 hektare.

Lokasi pertama aktivitas pertambangan timah berada di Jalan Aik Baik Dalam, atau sekitar 200 meter Masjid Al-Muttaqin.

Di lokasi tersebut, terdapat belasan mesin suntik beroperasi. Sistem pengoperasian mesin berada di atas ponton. Pada satu ponton, bisa dua mesin beroperasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Posbelitung.co, aktivitas tambang pada lokasi itu sudah berlangsung sekitar dua hingga tiga bulan belakang.

Awalnya, penambangan timah di situ hanya dua mesin, hingga kemudian puluhan mesin tambang beroperasi.

"Berapa hari ini sudah agak sepi, tapi sudah banyak yang mau jalan lagi ini. Iya aliran air ini menuju sawah itu (sawah Tani Suka Makmur-red) ," kata seorang warga sekitar yang berinisial US, Senin (22/11/2021).

Ia mengatakan, sudah banyak warga yang komplain atas aktivitas tambang timah di lokasi tersebut.

Pasalnya, sejumlah warga sekitar memanfaatkan air kolong tersebut untuk keperluan sehari-hari.

"Belum lagi tanaman orang berkebun di dekat situ rusak. Termasuk ada kami kasihan sama nenek-nenek dekat situ, tanaman dia habis, terus biasa dia pakai air kolong itu untuk apa-apa, sekarang tidak bisa. Mau lapor, beliau tidak tahu mau lapor kemana," jelasnya.

Halaman
1234
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved