Breaking News:

Erzaldi Rosman

Harga TBS Kelapa Sawit di Sijuk Hanya Rp2.200 Per Kilogram, Gubernur Erzaldi Sebut Ini Timpang

Menurunya, harga TBS sawit di daerah Sijuk berbeda jauh dengan harga saat ini yang berada pada kisar Rp3.310 per kilogram.

Penulis: Riki Pratama | Editor: Novita
Bangkapos.com/Riki Pratama.
Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, terkaget-kaget ketika menerima keluhan warga Desa Pelepah Puteh, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, tentang harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang hanya dihargai Rp2.200 per kilogram oleh pengepul.

Erzaldi mendapatkan informasi tersebut saat berdialog dengan seorang warga Desa Pelepah Puteh di acara Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN), Minggu (21/11/2021) sore.

Menurunya, harga TBS sawit di daerah Sijuk berbeda jauh dengan harga saat ini yang berada pada kisar Rp3.310 per kilogram.

"Saya dengar di sini harganya Rp2.200, sementara harga sekarang itu sudah Rp3.000 lebih. Ini kan terlalu timpang. Petani banyak dirugikan kalau begini. Ini akan saya sikapi," kata Erzaldi kepada wartawan, Senin (22/11/2021).

Dia menambahkan, akan mengumpulkan sejumlah pengumpul dan kolektor TBS sawit.

"Saya akan kumpulkan para kolektor atau pengepul TBS, saya mau cari tahu langsung apa yang menyebabkan berbeda" katanya.

Mantan Bupati Bangka Tengah ini mengatakan, akan mengambil sikap untuk menyelaraskan ketimpangan harga TBS sawit tersebut di wilayah Kecamatan Sijuk.

"Saya akan turun langsung dan akan mencari akar masalah. Agar petani sawit di Kecamatan Sijuk tidak terus menerus dirugikan dengan ketimpangan harga yang sangat jauh," kata Erzaldi.

Dia menegaskan, apabila masalah seperti ini dirinya akan segera turun langsung, tidak melalui delegasi.

"Yang seperti ini harus cepat, untuk itu saya akan turun langsung. Secepatnya akan saya kumpulkan para pengumpul TBS tersebut. Seperti yang pernah saya lakukan di Bangka beberapa waktu lalu," tegasnya. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved