Breaking News:

Koko Haryanto Kaget Namanya Dicatut Kasus Penipuan, Sebut Pengakuan Pelaku Hanya Karangan Fiktif

Koko menegaskan, bahwa cerita yang disampaikan tersangka hanya karangan fiktif demi mengelabui korban.

Penulis: Dede Suhendar | Editor: Novita
Posbelitung.co/Dede Suhendar
Meliza (32), pelaku dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan diamankan Satreskrim Polres Belitung, Senin (22/11/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Anggota DPRD Belitung Timur, Koko Haryanto, kaget mendengar informasi namanya diseret dalam kasus dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan yang dilakukan oleh Meliza (32).

Bahkan dua nama lainnya, Usnaini Rasid, rekan sesama anggota DPRD dan Yuri Kemal, mantan calon Bupati Beltim, ikut dicatut pelaku.

Koko menegaskan, bahwa cerita yang disampaikan pelaku hanya karangan fiktif demi mengelabui korban.

"Itu memang cerita fiktif, tersangka itu mengarang. Kami dengan tersangka itu tidak kenal dan tahu dari orang lain kalau tersangka ini bawa-bawa nama saya, Pak Usaini dan Yuri," kata Koko saat dihubungi posbelitung.co, Senin (22/11/2021).

Ia menjelaskan, hingga saat ini dirinya tidak pernah mengetahui adanya pembicaraan bisnis ekspor buah pinang yang dimaksud pelaku.

Sebab, selama masa Pilkada Kabupaten Beltim, tim hanya fokus pada pencalonan saja.

Dirinya menyinyalir, pencatutan nama mereka hanya alibi dari pelaku untuk mengelabui korbannya.

"Jadi kami kaget, nama kami dicatut karena kami memang tidak pernah tahu ada cerita itu. Apalagi Bang Yuri, beliau juga kaget," ungkapnya.

Koko menambahkan, dirinya bersama dua rekannya sudah dimintai keterangan dari pihak kepolisian berstatus saksi.

Ia hanya menyampaikan informasi apa adanya karena memang tidak mengetahui cerita tersebut.

"Kalau berkaitan dengan tim sukses, kebetulan pilkada kemarin saya fokus di sekretaris koalisi. Jadi masalah tim sukses ada di DPC masing-masing, info sih sempat berurusan, tapi yang mana orangnya saya tidak kenal," bebernya.

Koko berharap pihak kepolisian segera memproses kejadian tersebut sesuai hukum yang berlaku, sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali.

Sebelumnya, jajaran Satreskrim Polres Belitung mengamankan seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Meliza (32) karena diduga melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan pada Jumat (19/11/2021) lalu.

Meliza (32) diduga merayu korbannya, Ari Yudiarta, untuk berinvestasi usaha ekspor buah pinang ke Negeri Malayasia.

Demi mengelabui korbannya, wanita asal Manggar, Kabupaten Belitung Timur, itu, menyeret nama mantan calon Bupati Beltim hingga anggota DPRD Beltim. (Posbelitung.co/Dede Suhendar)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved