Breaking News:

Sempat Marah-marah saat Rapat Paripurna, Saviat Hadiri Upacara HUT ke- 21 Provinsi Babel di Belitung

Dia berpesan, ke depannya agar tetap menggelar upacara peringatan hari lahir Bangka Belitung pada tanggal 21 November 2021.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: Novita
Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Tokoh Presidium perjuangan pembentukan Provinsi Bangka Belitung, Saviat 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Tokoh presidium perjuangan pembentukan Provinsi Bangka Belitung, Saviat, sempat marah- marah saat rapat paripurna memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke- 21 Provinsi Bangka Belitung di ruang paripurna DPRD Babel, Sabtu (20/11/2021) lalu.

Pasalnya, Mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Babel ini kesal dengan pelaksanaan upacara peringatan Hari Jadi ke-21 Provinsi Babel digelar tanggal 22 November 2021.

Menurutnya, sesuai dengan hari jadi, harusnya upacara peringatan digelar tetap pada tanggal 21 November 2021.

Namun, walaupun sempat marah-marah pada Sabtu lalu, Saviat terlihat hadir saat upacara memperingati Hari Jadi ke-21 Babel di kawasan Pantai Tanjungpendam, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Senin (22/11/2021) pagi.

"Saya selaku pejuang Bangka Belitung tidak boleh kecewa, saya harus tegar. Saya tidak pakai seragam, karena banyak yang tidak dapat, saya dapat. Kemudian saya tetap menghargai, jadi saya harus hadir, sempat protes, biarlah itu telah berlalu," kata Saviat, Senin (22/11/2021).

Terlihat di lokasi upacara, para pejuang pembentukan Babel memang terlihat menggunakan seragam baju adat melayu berwarna kuning.

Dia berpesan, ke depannya agar tetap menggelar upacara peringatan hari lahir Bangka Belitung pada tanggal 21 November 2021.

"Kemarin sebenarnya saya lima kali interupsi, tidak diterima. Sudahlah ini sudah berlalu, silakan laksanakan. Tapi siapa pun gubernur ke depan, harus berpikir mengubah hal ini, jangan terulang kembali, tapi saya yakin gubernur masih Pak Erzaldi, itu yang mau saya sampaikan," kata Saviat.

Tak hanya itu, kekesalan saat di rapat paripurna itu dikarenakan juga dirinya merasa tak banyak pejabat eselon II yang hadir.

"Saya juga melihat eselon II banyak tidak hadir, saya tanyakan itu. Mereka tidak menghargai, kalau tidak hadir," ucapnya. (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved