Breaking News:

Kreativitas WBP Lapas Tanjungpandan, Sulap Ban Bekas Jadi Karya Berharga

Berawal dari mulut ke mulut, kursi ban bekas hasil karya WBP pun mulai dipesan dari masyarakat sekitar.

Penulis: Dede Suhendar | Editor: Novita
IST/Dokumentasi Lapas Kelas IIB Tanjungpandan
Petugas Lapas Kelas IIB Tanjungpandan berpose dengan kursi set dari ban bekas karya WBP, Selasa (23/11/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Begitu banyak barang bekas di sekitar kita yang tanpa disadari hanya menumpuk tidak berguna.

Tetapi jika diolah dengan tangan-tangan terampil, benda yang dianggap tidak berharga justru bisa menjadi benda berharga dan bernilai ekonomis tinggi.

Hal ini dibuktikan para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Tanjungpandan, ketika mengolah sampah ban bekas menjadi kursi set bernilai jual.

Di bawah binaan, Subsi Kegiatan Kerja WBP menunjukkan di balik tembok terbatas bukan menjadi alasan untuk tidak berkreasi.

"Awal idenya, ketika saya melihat ban bekas yang tidak layak jual di bengkel sekitar Lapas. Saya bertanya kepada pemilik bengkel, ternyata ban itu hanya dipakai untuk membakar sampah. Mendengar itu, saya kumpulkan dan beberapa WBP disiapkan untuk belajar membuat kursi set dengan mencontoh dari Youtube," kata Kalapas Kelas IIB Tanjungpandan Romiwin Hutasoit, Selasa (23/11/2021).

Berawal dari mulut ke mulut, kursi ban bekas hasil karya WBP pun mulai dipesan dari masyarakat sekitar.

Bahkan beberapa WBP difokuskan untuk memproduksi daftar pesanan tersebut.

Sayangnya saat ini, kata Romiwin, mereka terkendala ketersediaan bahan bak dan SDM yang memproduksi kursi.

"Awalnya hanya coba-coba dan hanya dikerjakan tiga WBP. Tapi karena pesanan masuk terus kami akan latih WBP yang lainnya," kata Romiwin.

Ia menambahkan, program pembinaan kemandirian merupakan tolak ukur berhasil atau tidaknya proses pembinaan WBP selain proses pembinaan lainnya.

Selain itu, inovasi dalam program pembinaan tentu harus terus ditingkatkan dengan segala keterbatasan.

"Dengan berbagai hasil karya WBP yang bernilai, kami berharap menjadi bekal bagi mereka kembali ke masyarakat. Kami akan bekerja maksimal agar Lapas ini bisa melahirkan pelaku-pelaku usaha UMKM baru yang Kreatif. Ini menjadi pesan bagi kita semua, bahwa WBP mampu berkontribusi bagi bangsa dan negara melalui PNBP," kata Romiwin. (Posbelitung.co/Dede Suhendar)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved