Breaking News:

Kepala Kantor Bahasa Babel Dorong Penggunaan Bahasa Negara Dijadikan Perda di Belitung Timur

Menurutnya, perda tersebut sangat penting supaya masyarakat mengingat pentingnya bahasa kesatuan Bahasa Indonesia.

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Novita
Posbelitung.co/Bryan Bimantoro
Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Belitung Timur Amirudin menerima buku dari Kepala Kantor Bahasa Kepulauan Bangka Belitung, Yani Paryono, Rabu (24/11/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kepala Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yani Paryono, mengusulkan terciptanya Perda tentang Pengutamaan Bahasa Negara dan Pelestarian Bahasa Daerah di Belitung Timur.

Menurutnya, perda tersebut sangat penting supaya masyarakat mengingat pentingnya bahasa kesatuan Bahasa Indonesia.

Selain itu, dia juga menekankan pentingnya menciptakan penulis-penulis baru dari Belitung Timur supaya bisa meningkatkan literasi masyarakat.

Hal itu dikatakannya saat mengunjungi DPRD Belitung Timur dan Dinas Perpustakaan Kabupaten Belitung Timur, Rabu (24/11/2021).

"Ini kunjungan kerja Kantor Bahasa Kepulauan Bangka Belitung ke Belitung Timur. Salah satunya kunjungan ke Dinas Perpustakaan. Silaturahmi dan membicarakan program kerja yang bisa kita kolaborasikan antara Kantor Bahasa dengan Dinas Perpustakaan Beltim. Tidak kalah pentingnya, kami mengunjungi Ketua DPRD Beltim guna menjajaki agar Pemkab Beltim berkenan membuat Perda Pengutamaan Bahasa Negara dan Pelestarian Bahasa Daerah. Itu amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009," jelas Yani.

Sejauh ini, lanjutnya, Belitung Timur menjadi satu di antara kabupaten terbaik dalam penggunaan bahasa negara di Bangka Belitung.

Karena itu juga, dia mengimbau agar daerah lain meniru Belitung Timur dalam pengutamaan Bahasa Indonesia di ruang publik dan termasuk pelestarian bahasa sastra daerah.

"Contoh yang paling sederhana, SMA 1 Gantung menjadi peserta UKBI adaptif yang teraktif di seluruh Indonesia. Di Babel ada tiga, salah satunya SMAN 1 Gantung yang menjadi peserta teraktif uji kemahiran bahasa Indonesia," kata Yani.

Selama ini, kata Yani, Kantor Bahasa Bangka Belitung sudah bekerja sama dengan Pemkab Beltim terkait dengan pengembangan, pembinaan, dan perlindungan Bahasa Indonesia dan bahasa daerah sejak tahun 2010.

"Salah satu program yang rutin dilaksanakan di sini adalah penyuluhan Bahasa Indonesia bagi guru dan wartawan. Selain itu, ada pelatihan penulisan karya ilmiah dan pelatihan jurnalistik. Narasumber yang kami undang dari Kompas, UI, Surabaya, termasuk Pemred Teropong DPR Pusat," tambahnya.

Halaman
12
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved