Breaking News:

Lawan Covid19

Cara Tenaga Kesehatan Agar Masyarakat Daerah Terpencil Mau Disuntik Vaksin Covid-19

Untuk menjangkau masyarakat di daerah terpencil lebih sulit dibandingkan masyarakat yang tinggal di daerah perkotaan atau dekat pusat pemerintahan.

Editor: Fitriadi
Posbelitung.co/BryanBimantoro
Wakil Gubernur Bangka Belitung Abdul Fatah (baju putih) saat memantau vaksinasi bersama Kapolsek Gantung AKP Wawan Suryadinata dan Ketua DPD Partai Nasdem Belitung Timur Talafudin, di daerah Gantung, Minggu (10/10/2021). 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA -- Vaksinasi Covid-19 tidak hanya menyasar masyarakat perkotaan, tapi juga menargetkan warga di daerah-daerah terpencil.

Upaya ini penting dilakukan untuk membentuk kekebalan kelompok masyarakat terhadap Virus Corona di daerah pelosok.

Untuk menjangkau masyarakat di daerah terpencil lebih sulit dibandingkan masyarakat yang tinggal di daerah perkotaan atau dekat pusat pemerintahan.

Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Harif Fadhillah mengatakan pelaksanaan vaksinasi untuk warga yang tinggal di pelosok dan terpencil tidaklah mudah.

Selain karena letak geografis, pemahaman yang kurang terhadap warga terkait manfaat vaksin Covid-19 juga menjadi kendala.

"Bukan karena hoaks (warga enggan divaksin), tetapi kurangnya pemahaman terhadap vaksinasi," kata Harif dalam kegiatan virtual dialoag KCPEN, Rabu (24/11/2021).

Baca juga: Klaster Kelapa Sawit dan Stagnasi Vaksin Jadi Kendala, Status Kabupaten Belitung Tetap PPKM Level 2

Baca juga: Prediksi Gelombang Ketiga Covid-19 Bukan untuk Menakut-nakuti, Harus Siaga dan Prokes Jangan Kendor

Baca juga: Warga Antusias Ikut Vaksinasi Covid-19 yang Digelar BIN Daerah Babel di Desa Mekar Jaya Manggar

Hal itulah yang mendorong tenaga kesehatan berkreasi dalam memberikan edukasi kepada warga.

Seperti membuat simulasi vaksinasi dari barang-barang sederhana agar mudah dipahami.

Serta mempelajari bahasa dan kebiasaan warga sekitar.

"Upaya ini untuk meningkatkan pemahaman motivasi pelaksanaan vaksinasi. Nakes punya kreatifitas dari media-media sederhana agar dipahami masyarakat," kata dia.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved