Breaking News:

Lawan Covid19

Inilah Upaya Mencegah Agar Gelombang Ketiga Covid-19 Tidak Sampai Terjadi di Akhir Tahun

Untuk mengantisipasi agar ancaman itu tidak sampai terjadi, Pemerintah bersama Satgas Covid-19 mengeluarkan sejumlah kebijakan.

Editor: Fitriadi
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Petugas memasang papan imbauan untuk mengenakan masker kepada pengunjung di setiap pagar kandang satwa di Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoological Garden), Jalan Tamansari, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (19/8/2021). Tribun Jabar/Gani Kurniawan 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA - Ancaman gelombang ketiga Covid-19 di akhir tahun ini jadi perhatian serius pemerintah Indonesia.

Untuk mengantisipasi agar ancaman itu tidak sampai terjadi, Pemerintah bersama Satgas Covid-19 mengeluarkan sejumlah kebijakan.

Kebijakan kecat sebagai upaya pencegahan akan diterapkan di masa libur Natal dan Tahun Baru.

Upaya ini berbarengan dengan penerapan PPKM Level 3 pada saat libur Natal dan Tahun Baru. 

Ketua Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) terpilih Adib Khumaidi menyatakan, tenaga kesehatan lebih siap dalam menghadapi kemungkinan gelombang ketiga Covid-19.

Untuk itu, Adib pun meminta pemerintah menjaga ketersedian obat dan alat kesehatan seperti tabung oksigen dalam mendukung kesiapsiagaan tenaga kesehatan.

"Bagaimana ketersediaan obat dan alkes harus tetap dijaga. Sekarang kita menyiapkan segala kemungkinan yang terjadi. Saya yakin teman-teman di lapangan, di daerah banyak melakukan upaya, belajar dari kejadian bulan Januari, bulan Juli kemarin (lonjakan kasus kemarin)," ungkap dia dalam Dialog Semangat Selasa KCPEN, Selasa (23/11/2021).

Baca juga: Cara Tenaga Kesehatan Agar Masyarakat Daerah Terpencil Mau Disuntik Vaksin Covid-19

Baca juga: Klaster Kelapa Sawit dan Stagnasi Vaksin Jadi Kendala, Status Kabupaten Belitung Tetap PPKM Level 2

Baca juga: Warga Antusias Ikut Vaksinasi Covid-19 yang Digelar BIN Daerah Babel di Desa Mekar Jaya Manggar

Ia berharap ada koordinasi yang baik antara pusat dan daerah untuk mengatur strategi, dimana obat dan tabung oksigen sangat diperlukan.

Selain itu, persiapan di rumah sakit juga terus dilakukan, termasuk menyiapkan kembali ruangan atau tempat tidur untuk pasien Covid-19.

"Ini harus dilakukan sehingga kita akan siap kalau ada lonjakan, tapi mudah-mudahan tidak terjadi," imbuhnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved