Breaking News:

Siswi SMK Menangkan Gugatan, UU Cipta Kerja Bisa Dibatalkan, MK Beri Batas Waktu 2 Tahun Perbaikan

Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan bahwa UU Cipta Kerja inkonstitusional yang artinya ada beberapa point dalam UU tersebut yang wajib diperbaiki

Editor: Hendra
(Istimewa via surya.co.id)
Sosok Novita Widyana, pelajar SMKN 1 Ngawi, Jawa Timur yang ikut menggugat Omnibus Law UU Cipta Kerja. 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA, -  Seorang siswi SMK, tiga orang mahasiswa dan seorang buruh berhasil memenangkan gugatan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja di Mahkamah Konstitusi (MK) 

Dalam sidang MK memutuskan bahwa UU Cipta Kerja atau Omnibus Law tersebut inkonstitusional bersyarat.

Dilansir Posbelitung.co dari Kompas.com, beberapa point dalam UU Cipta Kerja tersebut diperintahkan MK wajib untuk diperbaiki oleh pemerintah dan DPR.

Baca juga: Bos SPBU Kelabakan, Uang Recehan Saja Mau, Erick Thohir Sebut Jualan Bensin Harusnya Toilet Gratis

Perbaikan tersebut wajib dilakukan selambat-lambatnya 2 tahun sejak putusan tersebut dibacakan.

Tapi bila dalam jangka waktu tersebut tak diperbaiki, maka putusan inkonstitusional bersyarat tersebut akan berubah menjadi inkonstitusional permanen.

"Menyatakan pembentukan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja bertentangan dengan Undang Undang Dasar 1945 dan tidak memiliki kekuatan hukum mengikat secara bersyarat, sepanjang tidak dimaknai tidak dilakukan perbaikan dalam waktu dua tahun sejak putusan ini diucapkan," kata Ketua MK Anwar Usman dalam sidang uji formil UU Cipta Kerja yang disiarkan secara daring, Kamis (25/11/2021).

Permohonan uji formil bernomor 2039/PAN-PUU.MK/2020 itu diajukan ke MK pada 15 Oktober 2020.

Lima Orang Penggugat

Perkara ini diajukan oleh lima penggugat yang terdiri dari seorang karyawan swasta bernama Hakiimi Irawan Bangkid Pamungkas, tiga orang mahasiswa yakni Elin Diah Sulistiyowati, Alin Septiana, dan Ali Sujito, serta seorang pelajar bernama Novita Widyana.

Baca juga: Gadis Remaja Menanggung Malu, Hamil 6 Bulan Anak Adiknya, Pengaruh Video Dewasa Kakaknya Jadi Korban

Lantas, siapakah sosok pelajar yang ikut menjadi penggugat perkara ini?

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved