Breaking News:

Lawan Covid19

Guru Jadi Kunci Dalam Pemulihan Proses Belajar Mengajar Siswa

Kunci learning recovery dari proses belajar mengajar yang terdampak pandemi Covid-19 saat ini ada pada guru.

Editor: Fitriadi
Posbelitung.co/Disa Aryandi
Siswa SDN 17 Tanjungpandan Kabupaten Belitung saat belajar di kelas, Kamis (26/8/2021). 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA - Guru berperan penting dalam proses pembelajaran siswa di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Muhammad Zain mengatakan bahwa kunci learning recovery dari proses belajar mengajar yang terdampak pandemi Covid-19 saat ini ada pada guru.

Untuk itu, kata dia, pihaknya saat ini tengah mempersiapkan dan menjalankan vaksinasi terhadap guru-guru madrasah sekaligus meningkatkan kompetensi mereka khususnya di bidang budaya digital.

Oleh karena itu, kata dia, Kementerian Agama menggandeng Kementerian Kominfo dalam program peningkatan guru-guru madrasah dengan melatih para guru tersebut agar mereka memiliki digital culture.

Selain itu, kata dia, Menteri Agama telah bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional untuk menyediakan akses seluas-luasnya kepada guru madrasah mengakses artikel dan buku-buku koleksi di sana.

Hal tersebut disampaikannya dalam Dialog Produktif Kabar Kamis bertajuk Peran Aktif Guru Dalam Pemulihan Pendidikan di kanal Youtube FMB9ID_IKP pada Kamis (25/11/2021).

"Jadi sekarang ini betul bahwa kunci pada learning recovery hari ini adalah guru-guru kita," kata Zain.

Baca juga: Bupati Belitung: Tidak Ada Toleransi Soal Tambang Laut, Harus Ditindak Tegas

Baca juga: Arab Saudi Buka Pintu Langsung untuk Warga Indonesia, Tak Perlu Karantina 14 Hari di Negera Ketiga

Baca juga: Minyak Goreng Curah Bakal Hilang Mulai Tahun Depan, Pemerintah Diminta Cari Pengganti Alternatif

Ia mengatakan madrasah yang memiliki asrama sejauh ini lebih mudah terkendali terkait situasi madrasah di masa pandemi covid-19.

Menurutnya hal itu karena kondisi yang lebih tertutup.

Sehingga, meskipun ada kasus penularan di madrasah tersebut akan lebih mudah terkontrol.

"Kita juga ada pengalaman misalnya MAN IC Jambi, mereka dulu tertular 81 orang, alhamdulillah dengan kekompakan semua pihak, Dinas Kesehatan, Satgas Gugus Covid alhamdulillah mereka sehat," kata dia.

Penulis: Gita Irawan

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved