Breaking News:

Relawan PMI Bangka Belitung Berlatih Pertolongan Pertama

Dia menjelaskan, pertolongan pertama tidak bisa dilakukan dengan sekadar menolong, tapi harus punya ilmunya.

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Novita
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Kegiatan pembukaan pelatihan spesialisasi pertolongan pertama tingkat mahir yang diadakan PMI Kabupaten Belitung di Grand Hatika Hotel, Jumat (26/11/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Palang Merah Indonesia (PMI) Belitung mengadakan pelatihan spesialisasi pertolongan pertama tingkat mahir di Hotel Grand Hatika Belitung.

Pelatihan tersebut berlangsung selama lima hari, pada 26-30 November 2021.

Ketua PMI Kabupaten Belitung, Suhandri, mengatakan, pelatihan kepalangmerahan ini merupakan lanjutan dari pelatihan tingkat dasar dan menengah.

Sebanyak 20 peserta yang merupakan relawan PMI di berbagai kabupaten/kota di Bangka Belitung, mengikuti kegiatan tersebut untuk mendapatkan sertifikat tenaga terampil mahir.

"Harapan rekrutmen terhadap relawan setiap bencana, ketika ada bencana bisa diikutsertakan untuk diutus sebagai tim dari Belitung. Ketika diutus, mereka sudah mahir karena sudah bisa melakukan pertolongan kegawatdaruratan," kata Suhandri.

Dia menjelaskan, pertolongan pertama tidak bisa dilakukan dengan sekadar menolong, tapi harus punya ilmunya.

Kalau punya jiwa penolong tapi tidak memiliki ilmu, justru berbahaya bagi orang yang ditolong.

"Misalnya, ketika orang cedera kepala tidak boleh diangkat dengan cara yang salah, apalagi didudukkan. Jadi banyak masalah kegawatdaruratan kalau metodenya salah, justru berbahaya bagi yang kita tolong," jelas Suhandri.

Sekretaris PMI Kabupaten Belitung, Bustam, memerinci, peserta pelatihan yang mengikuti kegiatan tersebut terdiri dari 12 orang dari Kabupaten Belitung, 1 orang dari Provinsi Bangka Belitung, 3 dari Kabupaten Bangka, dan 4 orang dari Kota Pangkalpinang.

"Pelatihnya trainer dari Bali, Malang, Jakarta. Pelatihannya berupa materi teori dan praktik, serta ada simulasi dan rencana kegiatan tindak lanjut di akhir kegiatan," ucapnya.

Dari kegiatan itu, pihaknya berharap peserta mampu menganalisis dan memberikan pelayanan pertolongan pertama sehingga tidak hanya selesai saat pelatihan, tapi bisa mengaplikasikan ilmunya di lapangan.

"Di mana pun ada bencana tingkat nasional, PMI butuh relawan penanggulangan bencana, dari seluruh Indonesia bisa dipanggil, termasuk dari Belitung bisa ikut serta jika sudah punya ilmunya," kata Bustam. (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved