Breaking News:

Ini Aturan-aturan Ibadah Umrah untuk Jemaah Asal Indonesia yang Mulai 1 Desember Mendatang

Saat ibadah umrah mulai dibuka, jemaah asal Indonesia diwajibkan untuk mematuhi berbagai aturan kesehatan yang berlaku di Arab Saudi.

Editor: Eltjandring
bbc.com/ AFP
Pemberlakuan social distancing pada jamaah yang melaksanakan ibadah di depan Ka'bah di Mekah, Arab Saudi pada bulan April. 

POSBELITUNG.CO – Warga Indonesia tidak perlu lagi melakukan karantina selama 14 di negara ketiga sebelum menunaikan ibadah haji dan umrah.

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi sudah memberikan izin bagi warga dari beberapa negara, termasuk Indonesia bisa masuk langsung ke negeri mereka.

Selain Indonesia, warga negara dari Pakistan, India, Mesir, Brazil, dan Vietnam, ikut dalam daftar "lampu hijau" yang diizinkan Saudi.

Dengan dibukanya kembali pintu masuk bagi pelancong dari enam negara itu, maka pelaksanaan umrah bagi jemaah asal Indonesia juga akan segera dimulai per bulan depan.

”Terkait dengan pembukaan atau pencabutan suspend terhitung mulai tanggal 1 Desember (2021) dengan dibukanya suspend, secara otomatis umrah sudah bisa dilakukan,” ungkap Konsul Haji KJRI Jeddah, Endang Jumali, Sabtu (27/11/2021).

Endang mengatakan, saat ibadah umrah mulai dibuka, jemaah asal Indonesia diwajibkan untuk mematuhi berbagai aturan kesehatan yang berlaku di Arab Saudi.

Apa saja aturannya?

Aturan yang dimaksud termasuk soal vaksin dan hasil tes.

”Semua prokes berlaku, mulai dari tes PCR sebelum berangkat,” ujar Endang.

“Vaksin harus lengkap dua dosis, karantina 5 hari pada saat tiba dan disiplin dalam menjalankan umrah,” kata Endang.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved