Breaking News:

Masjid Apung di Belinyu Akhirnya Diresmikan, Terinspirasi Masjid Serupa di Palu

Dibangun di atas tiang beton cor, Masjid Al-Kausar merupakan karya penduduk lokal Belinyu yang bernama Raharja Panca.

Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: Tedja Pramana
Ist/Humas Bupati Bangka
Bupati Bangka Mulkan dan rombongan saat berfoto bersama setelah persemian Masjid Al-Kausar, masjid terapung pertama di Bangka Belitung, Sabtu (27/11/2021). di Pantai Putat, Mantung, Belinyu. 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Masjid Al-Kausar yang merupakan masjid terapung di pesisir laut Pantai Tanjung Putat, Mantung, Belinyu, Bangka akhirnya diresmikan.

Peresmian masjid terapung pertama di Bangka Belitung tersebut dilakukan oleh Bupati Bangka, Mulkan pada Sabtu (27/11/2021).

Memiliki lima kubah di bagian atap serta dibalut dengan corak warna hijau dan putih membuat masjid yang indah ini sempat jadi sorotan beberapa waktu lalu.

Diketahui bahwa pembangunan masjid ini menelan biaya sekitar Rp 2 Miliar dengan lama pembangunan sekitar tiga bulan lamanya.

Dibangun di atas tiang beton cor, Masjid Al-Kausar merupakan karya penduduk lokal Belinyu yang bernama Raharja Panca.

Ia mengatakan bahwa sebelumnya, tepatnya pada tahun 2000 dirinya juga sudah pernah membangun sebuah masjid yang berada di Parit Lima, Jebus.

Sedangkan, Masjid Terapung Belinyu ini adalah Masjid Kedua yang telah Ia bangun.

"Awalnya saya terinsprasi dengan keberadaan masjid terapung yang ada di Palu. Oleh karena itu, akhirnya saya berinisatif membangun masjid yang sama di tanah kelahiran saya, yaitu di Belinyu ini," kata Raharja.

Diakuinya, saat ini dirinya sedang mengerjakan beberapa fasilitas-fasilitas untuk masjid terapung tersebut.

"Mudah-mudahan masjid ini dapat menjadi wisata religi dan dikunjungi oleh banyak masyarakat," harapnya.

Sementara itu, Bupati Bangka, Mulkan mengaku sangat berterima kasih kepada Raharja Panca yang telah membangun masjid iconik ini.

"Saya sangat mengapresiasi atas inisiatif Bapak Raharja Panca selaku putra daerah yang telah membangun masjid terapung yang yang luar biasa ini," ucap Mulkan.

Oleh karena itu, dirinya berharap peran serta partisipasi Raharja Panca dalam pembangunan dapat menjadi contoh bagi masyarakat lain.

"Ini ide yang sangat jarang sehingga menjadi sesuatu yang memiliki nilai lebih. Dengan demikian masjid ini dapat menjadi destinasi wisata baru di daerah ini dan dapat menjadi daya tarik para wisatawan untuk datang ke Bangka," ujarnya.

(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved