Keren, Berkat Riset Tentang Limbah Masker, Dua Mahasiswi UBB Boyong Emas dari Ajang Internasional

Shelly Victory dan Sindi Atika Puteri tak menyangka berhasil meraih kemenangan, sebab awalnya mereka hanya ingin mengasah diri dan mencari pengalaman.

Editor: Novita
Ist/Dokumentasi Shelly
Mahasiswi Jurusan Kimia Universitas Bangka Belitung, Shelly Victory dan Sindi Atika Puteri 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Universitas Bangka Belitung (UBB) kembali menorehkan prestasi di kancah internasional.

Dua mahasiswi Program Studi Kimia berhasil memboyong medali emas di Global Competition for Life Sciences (Glocolis) pada Jumat (26/11/21) lalu

Glocolis yang diselenggarakan atas kerja sama FKG Universitas Brawijaya, IYSA, i3L, dan RED Nacional de Actividades Juveniles en Ciencia y Tecnología Mexico ini, merupakan event perdana yang diikuti oleh para peserta dari 15 negara.

Shelly Victory dan Sindi Atika Puteri tak menyangka berhasil meraih kemenangan, sebab awalnya mereka hanya ingin mengasah diri dan mencari pengalaman.

Riset yang ditampilkannya berhubungan dengan pandemi Covid-19, yakni mengubah limbah masker menjadi mikropartikel.

Penelitian ini dilakukan selama tiga bulan. Mereka pun ternyata pernah gagal berkali-kali karena kurang tepat menggunakan metode.

Namun dengan ketekunan dan keyakinan, juga bimbingan dari Verry Andre Fabiani, dua mahasiswi ini berhasil memberikan yang terbaik dan mengharumkan almamater tercinta.

Tak hanya penelitian yang gagal sampai tujuh kali, menurut Shelly masih ada kendala lain yang dihadapi, yakni bagaimana membagi waktu dengan tepat.

Pasalnya mereka berdua merupakan mahasiswi semester 7 yang juga sedang sibuk mengeluti skripsi.

"Alhamdulilah, kami tidak menyangka dan tentunya senang. Kami sebenarnya tidak ada target dapat emas, mengingat ini pertama kali kami ikut ajang berskala internasional," kata Shelly saat dihubungi Bangkapos.com, Senin (29/11/2021).

Dia menuturkan, saat mengikuti perlombaan, mereka melewati tahap presentasi hasil riset dan menyajikan paper berjudul The Utilization of Polypropylene in Medical Mask Waste as Microparticles to Strive SDG 12.

"Waktu itu, kita presentasi lewat virtual, ada dua juri, satu dari Indonesia dan satu dari luar negeri," kata anak pertama dari dua bersaudara ini.

Diakui gadis berasal dari Belitung ini, sebelumnya dia pernah mengikuti lomba skala nasional.

"Ada kemarin beberapa kali ikut, kalau sering itu tidak juga. Pernah juara III dan juara harapan beberapa waktu lalu, hanya sekadar lomba mengutarakan gagasan, tidak sampai riset," kata Selly. (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved