Breaking News:

Pemkot Siapkan Mesin Pengisap, Wali Kota Pangkalpinang Molen Ingatkan Masyarakat Waspada

Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang saat ini sedang mengupayakan pengadaan mesin pompa penghisap air agar genangan air lebih cepat surut.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Fitriadi
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Perumahan penduduk di Kelurahan Tua Tunu Indah, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung digenangi air saat hujan deras, Rabu (24/11/2021). Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com dengan judul Kawasan Perumahan Rawan Banjir, Wali Kota Pangkalpinang akan Ajak Rapat Bersama Pihak Perumahan, https://bangka.tribunnews.com/2021/11/24/kawasan-perumahan-rawan-banjir-wali-kota-pangkalpinang-akan-ajak-rapat-bersama-pihak-perumahan?page=2. Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: nurhayati 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Curah hujan di Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung beberapa hari terakhir semakin tinggi.

Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap kemungkinan banjir.

Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang saat ini sedang mengupayakan pengadaan mesin pompa penghisap air agar genangan air lebih cepat surut.

"Karena memang beberapa hari terakhir ini hujan intensitasnya sudah cukup tinggi, jadi kami imbau masyarakat untuk tetap waspada kami terus monitor ke seluruh wilayah," ujar Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) kepada Bangkapos.com, Rabu (10/11/2021).

Molen meminta masyarakat yang rumahnya masih tergenang untuk bersabar, perbaikan akan dilakukan secara bertahap.

"Sudah menjadi tanggung jawab saya menjadi Wali Kota Pangkalpinang, tapi saya mohon bersabar, semunya belum selesai bertahap, draenasenya juga kita baguskan lagi," jelasnya.

Baca juga: Perumahan Banjir, Wali Kota Pangkalpinang Molen Ingatkan Developer Jangan Bangun Rumah di Rawa

Baca juga: Pemkot Pangkalpinang di Bawah Kepemimpinan Molen Raih Penghargaan Kota Sehat dari Kemenkes

Diakuinya setiap Pangkalpinang dilanda hujan lebat masih banyak beberapa wilayah tergenang air.

"Sudah menjadi resiko kami kepala daerah ini kalau hujan terus banjir ini tidak tidak nyenyak,  banjir ini memang masih menjadi PR besar kami bersama. Dalam beberapa tahun ke depan kami bisa menyelesaikan permasalahan yang ada terkait banjir," katanya.

"Memang enggak bisa selesai dalam setahun atau dua tahun, ini mungkin perlu waktu yang lebih lama lagi untuk menyelesaikan banjir di Pangkalpinang ini," tambahnya.

Molen mengatakan, jika diminta menghilangkan banjir secara sekaligus dirinya angkat tangan, tapi untuk menguranginya butuh proses dan waktu.

"Mohon maaf semua kami bukan malaikat  yang bisa menyelesaikan itu waktu sekejap butuh proses dan waktu, saya kalau disuruh menghilang permasalahan banjir di Pangkalpinang ini angkat tangan saya  tapi kalau untuk menguranginya inshaallah kita bejuang dan berdoa bersama," tegas Molen. (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

 
 

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved