Breaking News:

Kisah Pilu PSK di Sukoharjo, Pasang Tarif Miring Hingga Hanya Dibayar Rp10 Ribu, Eksekusi di Sawah

Para perempuan ini dinilai meresahkan masyarakat sekitar karena setiap hari mereka mangkal di kawasan untuk menjajakan diri sebagai PSK.

Editor: Eltjandring
ilustrasi PSK 

POSBELITUNG.CO – Sejumlah perempuan paruh baya terjaring razia Satpol PP Sukoharjo di 'Etan DKR Sukoharjo' Jawa Tengah.

Para perempuan ini dinilii meresahkan masyarakat sekitar karena setiap hari mereka mangkal di kawasan untuk menjajakan diri sebagai PSK.

Mereka kebanyakan ibu rumahtangga yang berasal dari Solo.

Meski sudah berumur, mereka tetap bertahan pada pekerjaan yang dianggap penyakit masyarakat.  

Di balik jalan hidupnya yang berliku mencari nafkah melalui cara seperti itu, para PSK yang kebanyakan tua sering menelan pil pahit.

Bagaimana tidak, sudah mematok harga terbilang miring, tetapi banyak pelanggan bayar sesuka hatinya setelah dipuaskan.

Kasi Operasional dan Pengendalian Satpol PP Sukoharjo, Karyono Hadi Raharjo mengungkapkan, PSK yang ada di lokasi itu merupakan orang lama.

"Tarifnya cuma Rp 20 ribu, kebanyakan ibu-ibu bukan yang muda-muda, sudah tua semua," katanya kepada TribunSolo.com, Jumat (3/12/2021).

"Kadang-kadang pelanggan bayarnya cuma Rp 10 ribu," aku dia terheran-heran.

Tentu saja dengan tarif murah-meriah itu, jangan mengharap melakukan hubungan seks di kamar hotel.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved