Breaking News:

Novel Baswedan Teken Surat Bersedia Jadi ASN Polri, Hal Ini jadi Alasan Utamanya

Sebanyak 44 eks pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan untuk menerima tawaran menjadi ASN Polri, termasuk Novel Baswedan.

Editor: Eltjandring
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menjawab pertanyaan saat wawancara khusus dengan Tribunnews di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (19/6/2020). 

POSBELITUNG.CO – Sebanyak 44 eks pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan untuk menerima tawaran menjadi ASN Polri.

Di antara 49 nama tersebut, terdapat nama eks penyidik senior KPK Novel Baswedan.

Novel Baswedan juga telah membuat surat pernyataan kesediaan menjadi ASN di Korps Bhayangkara.

Novel cs mengambil keputusan itu setelah mengikuti sosialisasi pengangkatan 57 eks pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi ASN Polri di Gedung TNCC, Mabes Polri, Jakarta Selatan.

"Saya posisi menerima (Jadi ASN Polri)," kata Novel di Gedung TNCC, Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Senin (6/12/2021).

Novel menjelaskan mayoritas eks pegawai KPK juga menerima tawaran menjadi ASN Polri.

Alasannya, dia ingin berkontribusi membantu masalah korupsi yang semakin marak di Indonesia.

"Kenapa kami memilih itu pada akhirnya, kita tahu ya belakangan ini masalah korupsi, fenomena korupsi banyak terjadi.”

“Bahkan bisa dikatakan masif banyak dan nilainya pun semakin lama kalau kita lihat semakin besar-besar," jelasnya.

Novel menyebutkan upaya pemberantasan korupsi pun menurun seiring pelemahan di KPK.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved