Breaking News:

DPRD Beltim ke Kantor Pos Belitung, Mencari Masukan untuk Raperda KIP

Ia berharap, adanya raperda ini masyarakat bisa mengetahui dan memahami mana yang bisa menjadi konsumsi publik dan mana yang tidak.

Penulis: Disa Aryandi | Editor: Tedja Pramana
pos belitung
Panitia khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Belitung Timur berkunjung ke kantor Pos Belitung, Selasa (7/12/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Panitia khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Belitung Timur (Beltim) kunjungan kerja (kunker) ke kantor Pos Belitung, di Jalan Gaparman, Kelurahan Lesung Batang, Tanjungpandan, Belitung, Selasa (7/12/2021).

Kunker tersebut bertujuan untuk silaturahmi sekaligus berdiskusi untuk mendapatkan masukan dalam rangka pembahasan Rencana Peraturan Daerah (Raperda) Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

Ikut pada kunker itu Ketua Pansus, Marwan, Wakil Ketua Pansus, Yohendra, Wakil Ketua II DPRD Beltim, Suladi, anggota Pansus Jafri, Suparman, Benos dan Sunarjo.

Rombongan disambut Manager Produksi (Menprod) Pos Belitung, Kamri, News Manager Pos Belitung, Jariyanto, Asisten Menprod Pos Belitung, MC Tedja Permana dan Digital Activy Pos Belitung, Disa Aryandi.

"Ini yang pertama kami bersilaturahmi dan kedua tujuan kami ke sini untuk membantu kami dalam pembuatan produk hukum Raperda Keterbukaan Informasi Publik yang sekarang ini sedang kami godok," kata Marwan, Ketua Pansus Keterbukaan Informasi Publik, Selasa (7/12/2021).

Menurutnya, rombongan datang ke redaksi Pos Belitung untuk mendapatkan masukan dalam perancangan produk hukum tersebut agar sesuai kebutuhan masyarakat.

"Istilahnya walaupun ada undang-undang lebih tinggi, tapi lebih jauh lagi pengaturan di daerah ini bagaimana. Jangan sampai nanti banyak merugikan masyarakat, terutama dalam mendapatkan informasi publik," ujarnya.

Anggota Pansus, Jafri mengatakan, sudah sewajarnya dalam pembuatan raperda ini melibatkan Pos Belitung sebagai media terpopuler di Pulau Belitung. Apalagi media sangat berperan dalam pengembangan daerah.

Ia berharap, adanya raperda ini masyarakat bisa mengetahui dan memahami mana yang bisa menjadi konsumsi publik dan mana yang tidak.

"Tentunya tidak terlepas dari, bagaimana masyarakat memahami tentang keterbukaan informasi publik. Sehingga tidak ada informasi yang salah dikemudian hari dalam menyampaikan informasi dari Pemerintah ke masyarakat," jelasnya.

Ide pembuatan raperda ini sebetulnya dicetuskan dari tahun 2020 lalu dan langsung dimasukan pada prolekda DPRD Kabupaten Belitung.

"Dasarnya karena selama ini dari pemerintah ke masyarakat banyak informasi yang hanya setengah-setengah disampaikan. Kami berharap dengan adanya perda ini nantinya tidak ada informasi yang seperti itu," bebernya.

Sementara, Menprod Pos Belitung Kamri mengucapkan terimakasih kepada lembaga DPRD Beltim karena telah memberikan kepercayaan kepada Pos Belitung untuk membantu penyelesaian Raperda tersebut.

"Kami ucapkan terimakasih, ini juga sekaligus silaturahmi dan kami sangat menyambut baik langka DPRD dalam pembuatan Perda tersebut," kata dia.

(Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved