Breaking News:

SLB Tampilkan Karya Siswa, Peringati Hari Disabilitas Internasional 2021

Beragam kreasi dan inovasi siswa ditampilkan, mulai dari pentas seni seperti tari, fashion show, juga menyanyi dalam bahasa isyarat.

pos belitung
Peringatan Hari Disabilitas Internasional di Gedung Nasional Tanjungpandan, Selasa (7/12/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Tanjungpandan mengadakan acara peringatan Hari Disabilitas Internasional di Gedung Nasional, Tanjungpandan, Belitung, Selasa (7/12/2021).

Beragam kreasi dan inovasi siswa ditampilkan, mulai dari pentas seni seperti tari, fashion show, juga menyanyi dalam bahasa isyarat.

Selain itu, aneka karya disabilitas juga ditampilkan. Mulai dari lukisan, suvenir, batik, kue-kue kering, serta busana hasil kreasi tangan disabilitas. Apalagi, di sekolah para siswa memang lebih diajarkan pada keterampilan vokasional dibanding akademik.

"Sebelumnya kami telah melaksanakan lomba mewarnai bertepatan dengan Hari Disabilitas Internasional 3 Desember, kami melaksanakan lomba mewarnai dengan lagu berisyarat untuk memperkenalkan bahasa isyarat ke masyarakat," kata Kepala SLB Negeri Tanjungpandan Rhama Duniati.

"Pesertanya dari sekolah umum, agar mereka tertarik mempelajari bahasa isyarat sehingga bisa berkomunikasi dengan bahasa tubuh, bukan hanya tuna rungu yang menggunakan itu," imbuh dia.

Rhama mengatakan, sebelumnya peringatan hari disabilitas selalu digelar dinas terkait. Namun dua tahun terakhir, adanya refocusing anggaran membuat pelaksanaan peringatan hari disabilitas tak pernah dilaksanakan.

"Dalam hati kami kok hari anak kami tidak diperingati. Di Belitung tidak ada, kantor atau dinas pendidikan momen khusus untuk peringatan Hari Disabilitas Internasional, pasang spanduk pun tidak ada, miris sekali bagi saya," ujarnya.

Bekerja sama dengan mitra, ia bersyukur gelaran tersebut bisa dilaksanakan, terutama atas kekompakan pihak sekolah dalam mempersiapkan acara.

Ke depan, ia mengharapkan ada dukungan untuk galeri yang dapat digunakan untuk menyimpan hasil karya siswa yang berupa seni kriya seperti suvenir.

"Kemudian pemasaran dengan Wakil Bupati harus siap membantu, termasuk di Galeri KUKM akan ada ruang khusus untuk karya disabilitas," tuturnya.

(Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved