Bikin Bangga, Mi Rebus Belitong Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia

Penetapan Mie Rebus Belitong ini setidaknya membuat bangga nama Belitung di kancah nasional.

Editor: Novita
KOMPAS.com/HERU DAHNUR
Hidangan mie Belitung di warung Mie Atep, Belitung, Senin (11/10/2021). 

POSBELITUNG.CO - Kulliner khas Belitung, yakni Mi Rebus Belitong, ditetapkan masuk sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia oleh Kementerian Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi ( Kemendikbud Ristek).

Keputusan ini bersamaan dengan ditetapkannya 13 budaya dan produk kuliner Provinsi Kepulauan Bangka Belitung lainnya sebagai WBTb Indonesia.

Penetapan Mi Rebus Belitong ini setidaknya membuat bangga nama Belitung di kancah nasional.

Penetapan itu sebagai upaya melestarikan warisan budaya agar tidak punah atau diklaim pihak lain.

"Agar masyarakat atau generasi penerus mengingat bahwa budaya adalah bagian dari sejarah dan kebangkitan masyarakat kita," kata Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, dalam keterangan tertulis, Rabu (8/12/2021).

Sertifikat penetapan warisan budaya tak benda (WBtb) diserahkan Direktur Jenderal Kemendikbud Ristek Hilma Farid saat malam perayaan di Jakarta, Selasa (7/12/2021).

Secara keseluruhan, pada sidang itu ditetapkan 289 WBTb se-Indonesia.

"Dalam pengumpulannya, sementara baru dari Pulau Belitung yang terakomodir dan mendapatkan sertifikat WBTb. Kami akan kembali mendorong agar dari Pulau Bangka juga dapat ditetapkan WBTb," ujar Erzaldi.

Adapun WBTb yang ditetapkan yakni, sedekah gunung pelangas, penganan pelite, kue bludar, kawin herdek, tari tigel dan kue bolu kuci.

Kemudian, mi rebus Belitong ( Belitung), keroncong stambul fadjar, angkup, begadong terenang, gasing terenang, penyurong, gangan darat, dan terumpet daun kelapak.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved