Breaking News:

Basarnas Pangkalpinang Catat 45 Operasi Pertolongan Selama Tahun 2021, Kecelakaan Laut Paling Banyak

Begitu pula edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga keselamatan saat beraktivitas baik, di perairan maupun di daratan.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Novita
Ist/Dokumentasi Basarnas Pangkalpinang
Operasi SAR yang dilakukan Basarnas Pangkalpinang beberapa waktu lalu. 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas B Pangkalpinang mencatat puluhan operasi pertolongan kejadian bencana alam maupun kecelakaan kapal terjadi selama tahun 2021.

Kepala Kantor Basarnas Pangkalpinang, Fazzli, mengatakan, selama kurun waktu satu tahun terakhir sebanyak 45 pertolongan telah dilakukan Basarnas Pangkalpinang, baik di Pulau Bangka maupun Belitung.

Adapun yang paling banyak yakni kecelakaan kapal.

"Sebanyak 45 kali operasi itu rinciannya adalah 23 operasi kecelakaan kapal, 17 kondisi membahayakan manusia dan 5 bencana alam," jelasnya di Pangkalpinang, Senin (3/1/2022).

Fazzli berujar, tingginya angka kecelakaan di perairan karena letak geografis yang merupakan wilayah kepulauan dengan kondisi di sebagian wilayah perairan cukup ekstrem.

Oleh karenanya, meskipun Basarnas memiliki kemampuan semua bidang, namun jumlah personel cukup terbatas. Sehingga dituntut memperkuat komunikasi dan sinergisitas di semua lembaga di daerah termasuk dengan lembaga TNI dan Polri hingga stakeholder terkait di daerah masing-masing, termasuk pula relawan dan masyarakat.

Disamping itu, sesuai fungsi dan strategi, dalam menjalankan tugas penyelamatan korban, pihaknya mengedepankan pola profesional, sinergi dan militan serta merespons dengan cepat atau quick respons.

"Operasi SAR tidak akan berjalan lancar apabila tanpa dukungan TNI-Polri dan pihak lainnya di wilayah Bangka Belitung, yang membantu dalam menangani operasi SAR. Jadi untuk Search and Rescue ini merupakan tugas bersama," jelas Fazzli

Di sisi lain, pola sinergisitas antar lembaga pada tahun 2022 akan lebih ditingkatkan.

Begitu pula edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga keselamatan saat beraktivitas baik, di perairan maupun di daratan.

Untuk itu, pihak Basarnas Pangkalpinang mengimbau kepada seluruh masyarakat Bangka Belitung yang kerap menggunakan moda transportasi laut, agar selalu memperhatikan keamanan dan keselamatan dalam berlayar.

"Saat berlayar selalu perhatikan bahwa kapal itu dalam kondisi baik yang dilengkapi peralatan komunikasi, navigasi, deteksi dini kecelakaan, alat bantu apung yang bisa membantu kita jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Ingat keselamatan adalah bukan suatu yang kebetulan tetapi harus diupayakan," tandas Fazzli. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved