Breaking News:

Kasus Persekusi terhadap Aktivis Lingkungan di Belitung Timur Berakhir Damai, Penambang Minta Maaf

Perdamaian itu dilakukan setelah keduanya dipanggil oleh Unit Pidum Satreskrim Polres Belitung Timur, Jumat (7/1/2022).

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Novita
Posbelitung.co/Bryan Bimantoro
Amin Noor dan Yudi Amsoni berpelukan sebagai tanda saling memaafkan atas kasus persekusi yang dialami Yudi, Jumat (7/1/2022), di Polres Belitung Timur. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kasus persekusi yang dilakukan oleh sejumlah penambang kepada aktivis lingkungan di Belitung Timur pada Kamis (7/1/2022) kemarin, Yudi Amsoni, berakhir damai.

Warga penambang yang menjadi terduga pelaku persekusi, Amin Noor, meminta maaf kepada Yudi atas perlakuannya dan teman-teman penambang lainnya.

Perdamaian itu dilakukan setelah keduanya dipanggil oleh Unit Pidum Satreskrim Polres Belitung Timur, Jumat (7/1/2022).

Mereka diperiksa oleh polisi dengan tujuan mengklarifikasi peristiwa yang terjadi di rumah Yudi di Sukamandi, Kecamatan Damar, Kabupaten Belitung Timur, sehari sebelumnya.

Setelah pemeriksaan, keduanya hadir dalam konferensi pers yang dilaksanakan di Griya Patriatama Polres Belitung Timur.

Konferensi pers itu dipimpin oleh Kapolres Belitung, Timur AKBP Taufik Noor Isya, serta dihadiri oleh Bupati Belitung Timur, Burhanudin, Ketua DPRD Belitung Timur, Fezzi Uktolseja, dan Kajari Belitung Timur, Abdur Kadir.

Ditemui usai konferensi pers, Amin Noor mengatakan, masalahnya dengan Yudi sudah selesai dan tidak ada dendam-dendam lagi.

Dia menekankan bahwa ekonomi Belitung Timur harus bangkit lagi.

"Kami sudah saling memaafkan semoga ke depannya bisa damai terus," kata Amin Noor.

Di tempat yang sama, Yudi Amsoni atau Yudi Senga didampingi kuasa hukumnya dari LBH KUBI, Cahya Wiguna, mengatakan, sudah memaafkan tindakan persekusi yang diterimanya.

Yudi mengatakan, sebagai aktivis lingkungan, seyogyanya cinta damai sehingga dia harus memaafkan.

"Kami dari pihak korban, pertama-tama mengapresiasi tindakan cepat kepolisian atas kejadian ini. Kemudian Alhamdulillah masalah persekusi sudah selesai karena Bang Yudi sudah memberikan maafnya," kata Cahya, mewakili Yudi.

"Bang Yudi berharap tidak ada lagi tindakan sejenis yang dilakukan di masa yang akan datang terhadapnya, ataupun kepada aktivis lain yang peduli lingkungan. Bang Yudi tetap berkomitmen dan tak akan berhenti menjaga kelestarian lingkungan Belitung Timur," tegas Cahya yang disambut anggukan Yudi.

Saat disinggung tentang kelanjutan kasus pencemaran lingkungan yang dilakukan penambang, Cahya mengatakan, hal itu akan diurus secara kelembagaan oleh FORDAS Babel.

Dia menegaskan, untuk masalah yang diselesaikan hari ini, hanya kasus persekusi terhadap aktivis lingkungan Yudi. (Posbelitung.co/Bryan Bimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved