Breaking News:

Polisi Gagalkan Upaya Penyelundupan 173 Kg Timah Ilegal dari Bangka ke Jakarta, Begini Kronologisnya

Tak mau kecolongan, petugas langsung menurunkan kedua unit mobil tersebut untuk dibawa ke Sat Polairud Polres Pangkalpinang untuk dibongkar.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Novita
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Barang bukti timah yang sudah dilebur saat dibongkar petugas Satuan Polisi Air dan Udara Polres Pangkalpinang, Sabtu (8/1/2022). 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Jajaran Polres Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ratusan kilogram timah ke luar Pulau Bangka melalui Pelabuhan Pangkalbalam, Sabtu (8/1/2022).

Sebanyak 173 kilogram timah berbagai bentuk itu akan diselundupkan ke Jakarta dengan diangkut menggunakan dua unit truk dengan muatan nanas dari Balunijuk, Kabupaten Bangka.

Kepala Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Pangkalpinang, AKP Capt Yordansyah mengatakan, penggagalan penyelundupan 173 kilogram timah ilegal ini, berawal dari adanya informasi dari masyarakat yang mencurigai akan adanya aktivitas penyelundupan timah ilegal menggunakan muatan nanas sejak Jumat (7/1/2022) kemarin.

Berawal dari informasi tersebut Tim Hiu Putih dari Sat Polairud Polres Pangkalpinang langsung melakukan penyelidikan.

Benar saja. Saat berada di Pelabuhan Pangkalbalam, petugas mendapati dua mobil bermuatan nanas yang dicurigai membawa timah ilegal, yang saat itu telah masuk ke dalam sebuah kapal dan sudah siap berlayar.

Tak mau kecolongan, petugas langsung menurunkan kedua unit mobil tersebut untuk dibawa ke Sat Polairud Polres Pangkalpinang untuk dibongkar.

"Kemudian kami periksa karena diduga membawa timah dan kita bawa ke Sat Polairud untuk dibongkar. Dan hasilnya ditemukan satu karung pasir timah dan lima karung timah yang sudah dilebur dari dua mobil tersebut," kata Yordansyah kepada Bangkapos.com di Pangkalpinang, Sabtu (8/1/2022).

Yordansyah mengungkapkan, enam karung yang berisi pasir timah dan lempengan timah yang telah dilebur tersebut, rencananya akan dibawa menuju Jakarta.

Modus operandinya sendiri ditimbun menggunakan nanas yang diangkut menggunakan dua unit mobil truk untuk mengelabui petugas.

Sebanyak lima karung lempengan timah yang sudah dilebur didapat dari truk berwarna kuning dengan nomor polisi BN 8966 PT dan satu karung pasir timah dari mobil truk berwarna kuning motif biru BN 8243 QA.

Halaman
12
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved