Breaking News:

Booster Vaksinasi Covid-19, Dinas Kesehatan Beltim Tunggu Juknis dari Provinsi

Pelaksanaan di Beltim tidak akan dilaksanakan serentak se-Indonesia karena saat ini belum ada mekanisme dan juknisnya dari provinsi.

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Tedja Pramana
Tribunnews.com
ilustrasi vaksinasi covid-19. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Dinas Kesehatan Belitung Timur (Beltim) memastikan diri siap melaksanakan booster vaksinasi Covid-19 sesuai arahan Presiden.

Namun, pelaksanaan di Beltim tidak akan dilaksanakan serentak se-Indonesia karena saat ini belum ada mekanisme dan juknisnya dari provinsi.

Hal itu dikatakan oleh Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Beltim, Muhamad Yulhaedir kepada posbelitung.co, Selasa (11/1/2022).

Yulhaedir bilang saat ini capaian vaksinasi di Beltim sudah sekitar 87 persen untuk dosis pertama dan 73 persen dosis kedua.

Lalu untuk vaksinasi anak-anak usia 6-12 tahun capaiannya yakni lebih dari 60 persen dosis pertama.

Booster vaksinasi ini nantinya akan menunggu capaian vaksinasi anak-anak mencapai minimal 70 persen. Setelah itu baru dilaksanakan dengan sasaran pertama yakni lansia dan warga rentan.

"Lansia dan warga rentan jadi sasaran prioritas karena mereka memiliki imun yang tidak lebih baik dari usia lainnya. Supaya mereka yang lebih dulu terlindungi," kata Yulhaedir.

Dia menambahkan vaksinasi booster ini merupakan langkah preventif pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19 dengan berbagai varian baru.

Saat ini saja di Indonesia sudah menyebar transmisi lokal varian omicron, belum lagi saat ini sudah muncul varian delmicron.

"Nantinya ada syarat-syarat khusus dalam vaksinasi booster. Misalnya dosis pertama dan kedua memakai vaksin sinovac maka yang booster ini harus juga sinovac atau zifivac. Nanti akan kami sosialisasikan lebih lanjut jika juknisnya sudah ada," kata Yulhaedir.

Sebelumnya Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengatakan vaksinasi booster ini merupakan bukti pemerintah melindungi masyarakat.

Jokowi juga bilang booster ini gratis alias tidak berbayar supaya masyarakat bisa dengan mudah menjangkau dan mendapatkannya.

(Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved