Breaking News:

Video Belitung

Berteriak di Rumah Kakak Ipar, Tangan Adik Ipar Kemudian Putus hingga Berurusan dengan Polisi

Seorang warga Gantung, Kabupaten Belitung Timur bernama Eko Aprianto (59), Selasa (11/1/2022) terpaksa berurusan dengan aparat Kepolisian

Penulis: Disa Aryandi | Editor: Novita

POSBELITUNG.CO – Seorang warga Gantung, Kabupaten Belitung Timur berinisial EA (59), terpaksa berurusan dengan aparat Kepolisian Polsek Gantung, lantaran melakukan tindak pidana penganiayaan berat, Selasa (11/1/2022) .

Korban bernama Is (42) warga Desa Batu Penyu, Kecamatan Gantung, tidak lain adik ipar pelaku (EA).

Akibat perbuatan pelaku, pada bagian pergelangan tangan kiri korban putus.

Kapolsek Gantung AKP Jean Alvin Sinulingga mengatakan, peristiwa tersebut terjadi Selasa (11/1/2022) sekitar pukul 22.30 WIB.

Awalnya, EA sedang bersantai di rumah bersama istrinya.

Lalu saat mereka ingin tidur pukul 22.30 WIB, tiba-tiba Isi datang ke rumah mereka teriak-teriak memanggil istri EA.

Kemudian Is  memukul EA, namun sempat menyelamatkan diri ke dapur lalu mengambil parang.

Lalu saat Is melihat EA membawa parang, dia menjauh dan berupaya menyelamatkan diri.

Saat Is menyelamatkan diri, tangan EA menangkis pukulan Is. Namun ternyata bertepatan saat itu, EA juga mengayunkan parangnya.

Upaya penyelamatan diri gagal, tangan Is putus karena tertebas oleh kakak iparnya.

Melihat kejadian tersebut, istri EA langsung berlari mencari pertolongan ke tetangga.

Lalu tetangga datang dan membawa korban ke puskesmas. (*)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved