Breaking News:

Intip Pembuatan Kue Keranjang di Belitung Jelang Imlek, Suben Pertahankan Resep Turun Temurun

Kue bertekstur lengket ini bak menjadi perekat hubungan karena kerap dibagikan kepada kerabat atau teman menjelang Imlek.

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Novita
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Suben menunjukkan kue keranjang yang diproduksi di rumahnya di Jalan Permata, Desa Air Merbau, Kecamatan Tanjungpandan, Rabu (12/1/2022). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Dini hari, saat langit masih gelap, Suben bangun lebih awal. Kayu-kayu bakar yang membara perlahan disisihkan.

Kepulan asap membubung, kue-kue keranjang yang disusun dalam tong besi matang setelah dikukus belasan jam.

Sajian yang juga disebut kue bakul ini menjadi kue khas yang wajib tersaji saat Imlek.

Kue bertekstur lengket ini bak menjadi perekat hubungan karena kerap dibagikan kepada kerabat atau teman menjelang Imlek.

Tak sekadar kue biasa, penganan ini juga digunakan sebagai sesaji pada upacara sembahyang leluhur.

Setiap harinya, mulai awal tahun, Suben dan keluarga telah bergelut dengan rutinitas tahunan membuat kue keranjang.

Kue manis ini mendatangkan pundi-pundi rupiah bagi para pembuatnya.

Di rumahnya Jalan Permata, Desa Air Merbau, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, kue-kue keranjang diproduksi hampir sebulan penuh.

Hanya ada dua bahan yang menjadi resep kue tradisional masyarakat Tionghoa ini, ketan dan gula.

Beras ketan yang dibeli harus dipilih, dipisahkan dari ampas dan kotoran agar menghasilkan tepung ketan yang putih bersih.

Halaman
123
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved