Breaking News:

Jadwal Pilkades Serentak di Beltim Dimajukan, Jadi 30 Maret 2022

Dimajukannya pemilihan kepala desa masih memungkinkan karena rentang waktu tahapan dapat disesuaikan tanpa perlu mengubah Peraturan Bupati.

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Tedja Pramana
Ist/Dinsos Beltim
Rapat koordinasi Dinsos dengan panitia Pilkades di Auditorium Zahari MZ, Senin (10/1/2022). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2022 di Belitung Timur (Beltim) dipastikan maju dari jadwal sebelumnya. Awalnya rencana digelar 12 April 2022 tapi maju dua pekan menjadi 30 Maret 2022.

Perubahan jadwal itu disepakati dalam rapat koordinasi Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DSPMD) Beltim bersama Panitia Pilkades tingkat Desa dan BPD.

"Kami telah berkoordinasi dengan Pemdes se-Beltim termasuk dengan panitia Pilkades 18 desa tahun 2022. Dalam undangan kita memang ditekankan pada pelaksanaan Pilkades tapi juga koordinasi evaluasi penyelenggaraan Pemdes," kata Sekretaris DSPMD, Ronni Setiawan, Rabu (12/1/2022) ditemui di ruangannya.

Ronny bilang pembahasan Pilkades serentak memang sempat berjalan alot karena pada pelaksanaan rakor sebelumnya bersama Bupati Beltim di aula Kecamatan Manggar, ada inisiasi untuk mengubah tahapan Pilkades yakni waktu pelaksanaannya.

"Pembahasannya diserahkan ke kita yang rapat kemarin. Ada tiga opsi, opsi dimajukan, tetap, dan mundur. Semua ada plus minus tapi tidak memungkinkan dimusyawarahkan maka dilakukan voting," jelas Ronny.

"Hasilnya ada dua pilihan yakni dimajukan dan tetap. Dari hasil voting, 10 desa sepakat dimajukan, delapan desa tetap tanggal 12 April. Berdasarkan hasil voting maka ditetapkan tanggal 30 Maret sebagai hari pelaksanaan pemilihan kepala desa. Atas kesepakatan itu, pihak DSPMD langsung menindaklanjuti dengan menyiapkan legalitas peraturannya," kata Ronny.

Menurutnya, dimajukannya pemilihan kepala desa masih memungkinkan karena rentang waktu tahapan dapat disesuaikan tanpa perlu mengubah Peraturan Bupati.

"Awalnya sempat pak bupati menyampaikan apabila harus mengubah Perbup ya diubah secepatnya. Tapi rupanya, masih ada yang fleksibel di Perbup dan tidak harus mengubah Perbup. Seperti di perpanjangan pendaftaran yang sampai Maret bisa selesai di Februari saja," jelas Ronny.

Rencana perubahan hari pelaksanaan pemilihan kepala desa sudah direspon beberapa panitia pilkades bahkan langsung bersosialisasi.

"Kita juga antisipasi jangan sampai di bulan puasa kita masih sibuk untuk melakukan pemungutan suara," kata Ronni menambahkan alasan majunya jadwal hari pelaksanaan Pilkades serentak tahun 2022.

Sementara itu, Kepala Seksi Kerjasama dan Administrasi Pemerintahan Desa pada Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DSPMD), Aditya Mirhayandi Kusuma menambahkan, legalisasi dari hasil rapat kemarin akan ditindaklanjuti dengan penandatanganan program tahapan yang baru oleh Ketua Panitia Pilkades tingkat kabupaten yaitu Sekretaris Daerah.

"Kami juga sudah menginformasikan ke seluruh panitia dan sudah kami kirimkan dokumentasi bahwa tahapan yang baru sudah dapat dilakukan sosialisasinya oleh Panitia maupun BPD," ujar Adit.

Adit menambahkan, tahapan yang saat ini masih berlangsung adalah penyusunan daftar pemilih, terjadwal 13 Desember 2021 hingga 7 Februari 2022. Kemudian diumumkan tanggal 8 Februari dan penetapan pada tanggal 25 Februari 2022.

"Pencatatan data pemilih dalam DPT sementara dan tambahan jika terdapat pemilih yang belum terdaftar itu dilakukan 2 Maret hingga 4 Maret 2022 dan penetapan dan pengumuman DPT 7 Maret 2022. Inilah yang akan menjadi dasar untuk percetakan surat suara," kata Adit.

(Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved