Breaking News:

Vaksinasi Booster di Beltim Dimulai Hari ini, Tak Dipungut Biaya Alias Gratis

Harus sudah di atas enam bulan setelah dosis kedua. Kalau belum sampai enam bulan walau sudah dua dosis tetap belum bisa diberikan booster.

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Tedja Pramana
Posbelitung.co/BryanBimantoro
Seorang warga mendapatkan booster vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Manggar, Rabu (12/1/2022). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Walaupun tanpa seremoni, per hari ini 12 Januari 2022 masyarakat Belitung Timur (Beltim) sudah bisa mendapatkan booster vaksinasi di puskesmas terdekat. Pelaksanaan ini serentak di seluruh Indonesia dan tidak ada biaya alias gratis.

Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Beltim, Supeni bilang, booster ini berguna untuk menambah imun tubuh dari berbagai macam mutasi virus corona saat ini.

"Ini sangat penting. Selain tetap protokol kesehatan, juga vaksinasi dosis tiga atau booster ini juga perlu supaya tubuh terlindungi maksimal," kata Supeni ditemui di Puskesmas Manggar, Rabu (12/1/2022).

Dia mengatakan, Beltim jadi satu dari tiga daerah di Babel yang diperbolehkan melaksanakan booster vaksinasi karena capaian vaksinasi dosis pertama dan dosis kedua diatas 80 persen dan lansia 70 persen.

"Kabupaten kita sudah masuk kriteria boleh memberikan booster kepada seluruh masyarakat yang berusia di atas 18 tahun karena cakupan kita diatas 80 persen dan lansia kita juga sudah 70 persen ke atas. Itu patokan kabupaten mana saja yang bisa memberikan booster," jelas Supeni.

Meski demikian, untuk saat ini pelayanan booster vaksinasi di Puskesmas dibuka siang hari. Hal ini mengingat vaksinasi bagi anak-anak usia 6-11 tahun masih berlangsung di beberapa sekolah.

"Petugas kita terbatas karena program yang lain harus berjalan. Jadi setelah pelayanan di SD, baru pelayanan di Puskesmas yang berarti siang sekitar jam 11an," sebut Mak Pen.

Ia juga memastikan, booster vaksinasi bukan hanya telah melakukan vaksinasi lengkap tetapi rentang waktu menjadi catatan.

Harus sudah di atas enam bulan setelah dosis kedua. Kalau belum sampai enam bulan walau sudah dua dosis tetap belum bisa diberikan booster.

Selain itu, ada juga ketentuan tipe vaksin yang bisa diterima oleh penerima. Bagi penerima booster vaksinasi yang mendapat suntikan vaksin Sinovac dosis pertama dan kedua, maka diberikan booster vaksinasi Astrazeneca, Pfizerz atau Sinovac.

Sedangkan bagi yang menerima vaksin Astrazeneca dosis pertama dan kedua akan diberikan booster vaksinasi Moderna.

"Sementara ini di Belitung Timur kita tidak ada stok Moderna ataupun pfizer. Sementara kalau dosis Sinovac bisa kita booster karena pakai Astrazeneca yang stoknya cukup banyak," kata Supeni.

(Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved