Breaking News:

Alokasi Dana Desa Prioritaskan BLT, Ketahanan Pangan dan Penanganan Covid-19

Penguatan ketahanan yang dimaksud bertujuan untuk mengembangkan usaha pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan.

Penulis: Dede Suhendar | Editor: Tedja Pramana
posbelitung.co/dede s
Kades Perawas, Yahya meninjau hamparan sawah milik kelompok tani binaan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian. Foto diambil beberapa waktu lalu. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Pemerintah telah menentukan prioritas pemanfaatan dana desa tahun anggaran 2022 berdasarkan Perpres Nomor 104 Tentang Rencana APBN 2022 ditambah PMK 190/PMK 07/2022 Tentang Pengelolaan Dana Desa.

Terdapat tiga prioritas yang wajib dialokasikan diantaranya Bantuan Langsung Tunai (BLT) minimal 40 persen, penguatan ketahanan pangan minimal 20 persen, penanganan Covid-19 minimal delapan persen dan sisanya dimanfaatkan sesuai hasil musyawarah desa.

Penguatan ketahanan yang dimaksud bertujuan untuk mengembangkan usaha pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan.

Ditambah pembangunan lumbung pangan desa, pengolahan pasca panen serta penguatan ketahanan pangan lain yang sesuai dengan kewenangan desa dan diputuskan dalam musdes.

"Jadi dalam aturan sebenarnya sudah digambarkan kriterianya yang bisa menjadi bahan bagi desa dalam menentukan program ketahanan pangan," ujar Kabid PMD, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPPKBPMD), Kabupaten Belitung, Antonio Apriza, Kamis (13/1/2022).

Selain itu, lanjutnya, Permendes juga telah mencontohkan program tersebut seperti pemanfaatan lahan kosong milik desa untuk menanam sayuran, keramba, budidaya perikanan air tawar dan lainnya.

Anton menjelaskan desa juga bisa interverensi program ketahanan pangan pada kelompok mandiri ataupun binaan dari dinas teknis.

Namun harus dibedakan antara barang habis pakai dan aset terkait bantuan yang diberikan.

Jika berkenaan dengan aset, tidak bisa hibah tapi sifatnya hanya pengelolaan dan harus mendatangkan keuntungan bagi desa.

"Misalnya desa mau bantu peternakan ayam milik pribadi warga, bisa saja berupa pakan atau pelatihan peningkatan kapasitas. Kalau berkaitan dengan aset tetap harus menjadi aset desa," jelas Anton.

Ia menekankan pada penyusunan Dana Desa 2022 sesuai aturan tiga prioritas tersebut seperti BLT, ketahanan pangan dan penanganan Covid-19 wajib dianggarkan.

Jika tidak diakomodir akan berdampak pada proses pencairan Dana Desa tersebut.

"Kalau di perubahan itu desa karena terkait penyaluran BLT. Alhamdulillah di Belitung, desa-desa sudah menghitung lebih sehingga bisa mengakomordir itu dan sampai hari ini semuanya sudah terpenuhi," katanya.

(posbelitung.co/dede s)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved