Breaking News:

Erzaldi Rosman

Gubernur Erzaldi Ajak Perusahaan dan Investor Lokal Babel Go Public Berinvestasi Melalui Bursa Efek

Ini menjadi satu dari sarana yang dapat dimanfaatkan oleh para investor, bahkan masyarakat luas, khususnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Penulis: Riki Pratama | Editor: Novita
IST/Dokumentasi Kominfo Babel
Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman, saat Opening Bell atau Pembukaan Pasar Bursa Indonesia, Rabu (12/1/2022). 

POSBELITUNG.CO - Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, mengajak perusahaan atau investor lokal dan masyarakat Bangka Belitung, agar berani go public berinvestasi melalui Bursa Efek Indonesia.

Menurutnya, Bursa Efek Indonesia merupakan lembaga resmi dari pemerintah Indonesia yang memfasilitasi segala kegiatan jual beli saham perusahaan go public.

Ini menjadi satu dari sarana yang dapat dimanfaatkan oleh para investor, bahkan masyarakat luas, khususnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Tujuannya, agar roda perekonomian di Bumi Serumpun Sebalai dapat terus bertumbuh.

"Perusahaan atau investor lokal dan masyarakat Babel harus berani go public berinvestasi, yang kita harapkan dengan adanya indikasi ini bisa mengembangkan produk lokal. Karena yang tahu dengan perkembangan produk di daerahnya, ya masyarakat Babel sendiri," kata Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, saat menjadi pembicara dalam acara Market Review bersama Indonesia Stock Exchange (IDX) atau Bursa Efek Indonesia (BEI) secara virtual, Rabu (12/1/2022).

Agar investor lokal maupun masyarakat melek terhadap dunia pasar modal ini, dijelaskan Gubernur Erzaldi, menjadi alasan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjalin kerja sama dengan BEI.

Menurut Gubernur Erzaldi, terdapat dua hal penting harus dilakukan BEI, yakni melakukan edukasi kepada masyarakat tentang investasi di BEI dan memonitor perusahaan.

"Ada dua hal yang ingin kita kembangkan kerja sama dengan BEI. Pertama, mengedukasikan berkenaan dengan investasi dan keikutertaan untuk ikut menjadi investor. Ketika investor ini jumlahnya bisa mencapai 15 persen akan ideal. Ekonomi akan nampak pertumbuhannya bagi suatu daerah atau negara. Insya Allah ekonomi kita jadi lebih baik," jelasnya.

"Kedua, BEI memonitoring perusahaan untuk melakukan investasi. Kami (Pemprov Bangka Belitung) sudah mulai bergerak, ada beberapa perusahaan yang kita pilih memiliki kekhususan pengelolaan ilmenit, udang Vaname dan kami dorong bergabung dengan BEI. Tentunya ini harus ada dukungan dari masyarakat. Dan jika edukasi ini berjalan dengan baik, saya yakin masyarakat akan sangat cepat berinvestasi. Ini harus dijalani bersama-sama," tambah Gubernur Erzaldi.

Dengan adanya bursa ini, komoditi unggulan secara spesifik seperti pertimahan beserta mineral ikutannya pun dapat tergarap dengan maksimal.

Sehingga mindset (pola pikir) yang selama ini produksi pertimahan hanya dilakukan PT Timah, dapat teralihkan dengan keterlibatan masyarakat sebagai investor.

Tidak menutup kemungkinan, imbuhnya, pemerintah daerah akan ikut melantai di bursa efek.

"Dengan adanya pengelolaan ini, akan berdampak pula ke lapangan pekerjaan yang juga akan lebih besar. Kita tahu bahwa ilmenit sebagai mineral ikutan timah bisa jadi titanium dan besi. Orang tidak pernah terbayangkan dengan potensi ini, makanya kami mendorong mereka untuk ikut jadi investor," jelas Gubernur Erzaldi. (Rilis/Bangkapos.com/Riki Pratama)

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved