Prihatin Aktivitas Tambang, Sasa Sabet Juara Satu Lomba Essay PPI Belitung

Penutupan ditandai dengan pembagian hadiah kepada para juara baik kategori menulis essay dan video kreatif di Hotel BW Inn pada Kamis (13/1/2022).

Penulis: Dede Suhendar | Editor: Tedja Pramana
posbelitung.co/dede s
Para pemenang lomba menulis Essay dan video kreatif berfoto bersama panitia, Kamis (13/1/2022). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Lomba Menulis Essay dan Video Kreatif dalam rangka HUT ke-32 PPI yang dilaksanakan oleh Pengurus Kabupaten Purna Paskibraka Indonesia (PPI) bertemakan lonjakan harga timah di tengah pandemi Covid-19 resmi ditutup.

Penutupan ditandai dengan pembagian hadiah kepada para juara baik kategori menulis essay dan video kreatif di Hotel BW Inn pada Kamis (13/1/2022).

Juara satu lomba menulis essay Cheiza Xaviera menceritakan belajar cara menulis dari sang Ayah.

Dalam tulisannya gadis yang akrab disapa Sasa itu prihatin melihat aktivitas tambang yang semakin sporadis.

"Inspirasi menulis yakni berasal dari saya sendiri saat melihat kondisi tambang timah ilegal saat ini sudah sangat memprihatinkan, bahkan sudah merambah hingga ke pemukiman penduduk," ujar siswi SMA Negeri 1 Gantung itu.

Oleh sebab itu, dalam tulisannya Sasa memberikan saran untuk membuka lapangan pekerjaan baru terutama di sektor pariwisata.

Selain itu pembangunan pariwisata yang tidak hanya mengandalkan keindahan alam saja tetapi memberikan ruang pentas kreasi bagi sanggar budaya untuk mementaskan kesenian dan keuanikan daerah di tempat publik dan terjadwal secara rutin.

Banyaknya wisatawan dan lama berkunjung wisatawan menjadikan sektor Pariwisata berpotensi menjadi sumber PAD.

"Saya hanya berharap, alam Belitung yang indah dengan pariwisata ini tetap terjaga untuk generasi kami selanjutnya. Jika hutan rusak, DAS tercemar, keributan dan konflik terjadi di masyarakat, ini menjadi warisan yang sangat menyedihkan bagi kami sebagai generasi penerus," katanya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Kabupaten PPI Belitung Yovie Agustian Putra didampingi Wakil Ketua Rezky Triosaputra menambahkan PPI berupaya memberikan ruang kepada para pelajar untuk menyuarakan aspirasi sebagai wujud kepekaan mereka terhadap lingkungan sekitarnya.

Ia mengatakan selama ini berbagai gerakan dari organisasi pemuda, aktivis telah menyuarakan pandangan mereka dengan maraknya tambang liar ilegal di Pulau Belitung.

Kali ini PPI membuka kesempatan para pelajar memberikan pendapat dengan cara berbeda.

"Kita ingin melihat dari sudut pandang pelajar tingkat SMA karena penilian utama dari lomba ini adalah masukan, solusi, saran bukan hanya kritikan," katanya.

Selain hadiah, kata Yopie, hasil karya para pemenang aka disampaikan kepada Bupati Belitung dan Belitung Timur.

Meskipun tidak menjadi acuan dalam kebijakan, setidaknya aspirasi pelajar didengar sebagai generasi penerus bangsa.

"Hasil karya para pemenang akan kami sampaikan melalui surat resmi kepada Bupati Belitung dan Belitung Timur," katanya.

Pemenang Lomba Essay
* Juara 1 Cheiza Xaviera asal Sekolah SMA Negeri 1 Gantung
* Juara 2 Rasyalina Agiska asal SMA Negeri 1 Manggar
* Juara 3 Ayesha Zhafira Maulana asal SMK Negeri 3 Tanjungpandan

Pemenang Lomba Video Kreatif
* Anugrah Pratama

(posbelitung.co/dede s)

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved