Breaking News:

Nasib MotoGP Indonesia Terancam, CEO Dorna Siap Batalkan Jika Tuan Rumah Wajibkan Karantina

CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta siap membatalkan lomba apabila ada kewajiban karantina dari negara tuan rumah pada MotoGP 2022.

Editor: Eltjandring
TWITTER.COM/MOTOGP
Presiden RI, Joko Widodo (dua dari kiri), menerima CEO Dorna Carmelo Ezpeleta di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, 11 Maret 2019. Indonesia akan menjadi salah satu tuan rumah balapan MotoGP pada 2022. 

Nasib MotoGP Indonesia Terancam, CEO Dorna Siap Batalkan Jika Tuan Rumah Wajibkan Karantina

POSBELITUNG.CO – Aturan perjalanan yang ketat akibat Pandemi Covid-19 akan mengganggu penyelenggaraan MotoGP 2022.

Beberapa negara mewajibkan pendatang dari luar negeri menjalani karantina untuk mencegah penyebaran virus yang terus bermutasi ini.

Syarat karantina ini menurut CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, akan mengganggu penyelenggaraan balapan.

Untuk itu Carmelo Ezpeleta siap membatalkan lomba apabila ada kewajiban karantina dari negara tuan rumah pada MotoGP 2022.

MotoGP 2022 akan memuat 21 seri balap yang berlangsung di tiga benua: Eropa, Asia, dan Amerika. Seri MotoGP Indonesia menjadi salah satunya.

Kendati demikian, pandemi Covid-19 yang belum mereda membuat kemungkinan pembatalan lomba masih terbuka.

Dalam dua musim belakangan MotoGP pun hanya memfokuskan diri dengan jadwal lomba di Eropa, markas mayoritas tim dan pembalap.

Cuma seri MotoGP Qatar dan MotoGP Americas yang menjadi anomali.

Carmelo Ezpeleta selaku bos dari Dorna Sports yang mempromotori MotoGP serta WSBK tidak menampik kemungkinan pembatalan lomba.

Halaman
1234
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved