2 Kapal Asing Dibakar dan Ditenggelamkan ke Laut 20 Mil dari Pelabuhan Kuala Langsa, Ini Sebabnya

Dua kapal yang dimusnahkan itu masing-masing bernama PKFB 1603, berkapasitas 34,86 GT, dan KM PKFB 1786 berkapasitas 57,50 GT.

Penulis: tidakada008 | Editor: Novita

POSBELITUNG.CO - Sebanyak dua kapal asing dimusnahkan dan ditenggelamkan di laut, sekitar 20 mil dari Pelabuhan Kuala Langsa, Aceh, Jumat (14/1/2022).

Dua kapal yang dimusnahkan itu masing-masing bernama PKFB 1603, berkapasitas 34,86 GT, dan KM PKFB 1786 berkapasitas 57,50 GT.

Pemusnahan kapal asing yang melakukan tindak pidana perikanan tersebut, dilaksanakan Kejaksaan Negeri ( Kejari) Langsa.

Berdasarkan pemberitaan Kompas.com, kapal PKFB 1603 ditangkap medio Juli 2021 lalu dimana seluruh awaknya merupakan warga Myanmar.

Sedangkan KM PKFB 1786 ditangkap medio November 2020 itu, seluruh awak kapalnya merupakan Warga Negara Indonesia (WNI).

"Pemusnahan barang bukti kapal motor ini dilakukan dengan cara dibakar lalu ditenggelamkan di dasar laut," kata Kepala Kejaksaan Negeri Langsa, Viva Hari Rustaman SH didampingi Kasi Intel, Syahril SH MH, dan Kasi Pidum, Edowardo SH MH, kepada Serambi, kemarin.

Kajari menjelaskan, untuk perkara perikanan yakni terpidana Elva Susanto berdasarkan Putusan Pengadilan Tinggi Banda Aceh No. 141/PID/2021/PT BNA tanggal 05 Mei 2021 atas nama Elva Susanto dengan amar putusan Barang Buktinya menguatkan putusan Pengadilan Negeri Langsa No.16/Pid.Sus/2021/PN Lgs tanggal 16 Maret 2021 serta Surat Perintah Kepala Kejaksaan Negeri Langsa Nomor : Print-1182/L.1.13/Eku.3/12/2021 tanggal 14 Desember 2021 atas nama Elva Susanto (P-48).

Dalam hal ini menetapkan barang bukti berupa, 1 (satu) unit Kapal penangkap ikan KM.PKFB 1786 GT.57,50, mesin-mesin yang melekat pada kapal yaitu, alat navigasi berupa, satu unit GPS merk JMC seri V-3300 P, satu unit GPS merk Huahang seri HGP-1235 AF.

Selanjutnya alat komunikasi berupa satu unit radio merk Motorola Seri CM 7668, satu unit Radio Any Tone seri AT-708, dokumen kapal yaitu: 1 (satu) buku Lesen Vesel nomor seri F 003462 An.

KM.PKFB 1786 GT.57,50 dan dua unit alat penangkap ikan jaring trawl.

Sedangkan untuk perkara perikanan yakni terpidana Aung Myint Thien berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Langsa No.250/Pid.Sus/2021/PN Lgs, 15 Desember 2021 atas nama Aung Myint Thien serta Surat Perintah Kepala Kejaksaan Negeri Langsa Nomor: Print-24/L.1.13/Eku.3/01/2022 tanggal 10 Januari 2022 atas nama Aung Myint Thien (P-48).

Selain itu menetapkan barang buktinya berupa, satu unit Kapal Penangkapan Ikan jenis Kapal Ikan Asing (KIA) PKFB 1603 GT.34.86, satu unit Kompas Magnet, satu unit GPS Furuno Merk JMC V-3300P, satu unit Radio Merk Super Star SS-39.

Selanjutnya, satu unit Dokumen Kapal (Lessen Vessel) nomor seri: E 007622 An Koo Ling Chin alias Hok Seng berkewarganegaraan Malaysia selaku pemilik Kapal perikanan PKFB 1603 yang diterbitkan oleh Pemerintah Malaysia.

Selain itu satu set alat penangkap ikan jaring/pukat tunda trawl.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved