Pria Ini Dibekuk Polisi di Rumah Kosong saat Tunggu Pembeli Narkoba Pesanan, 9 Gram Sabu Jadi Bukti

Tim Gradak Sat Narkoba Polres Bangka langsung mendalami informasi masyakarat tentang peredaran narkoba di Desa Rebo, Kecamatan Sungailiat.

Penulis: Deddy Marjaya | Editor: Novita
Ist/Dokumentasi Tim Gradak Sat Narkoba Polres Bangka
Barang bukti yang diamankan Tim Gradak Sat Narkoba Polres Bangka saat membekuk seorang warga Desa Rebo, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, yang mengedarkan sabu, Kamis (20/1/2022). 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Seorang warga Desa Rebo Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, KS alias Sa (37), dibekuk Tim Gradak Sat Narkoba Polres Bangka di rumah kosong saat menunggu pembeli narkoba pesanan, Kamis (20/1/2022).

Dari tangan Sa diamankan 9 gram sabu dalam 5 paket siap jual bersama sejumlah barang bukti lainya.

"Informasi dari masyarakat, di salah satu rumah kosong di Desa Rebo, kerap terjadi transaksi narkoba. Setelah kita lakukan penyelidikan dan pengintaian, berhasil membekuk pengedar sabu dengan BB (barang bukti, red) 9 gram sabu," kata Kasat Narkoba Polres Bangka, Iptu Deni Wahyudi, Jumat (21/1/2022)

Tim Gradak Sat Narkoba Polres Bangka langsung mendalami informasi masyakarat tentang peredaran narkoba di Desa Rebo, Kecamatan Sungailiat.

Sebuah rumah dicurigai masyrakat kerap terjadi transaksi narkoba.

Tim Gradak langsung melakukan penyelidikan yang mengarah kepada Sa, warga Desa Rebo.

Selanjutnya, gerak gerik Sa diintai oleh Tim Gradak.

Saat pria itu mendatangi rumah kosong di depan SD Negeri Desa Rebo dengan mengendarai sepeda motor, langsung diamankan Tim Gradak.

Ketua RT setempat dipanggil untuk menyaksikan penggeledahan Sa.

Saat digeledah, didapati 1 paket sabu dalam plastik klip kecil yang digenggam Sa di tangan kanannya.

Sebanyak 2 paket sabu ditemukan di kantong celana bagian depannya.

Selain itu, turut diamankan uang Rp550.000 terdiri dari 11 lembar Rp50.000, 1 handphone dan 1 unit sepeda motor.

Saat diinterogasi, Sa mengaku juga menyimpan narkoba di sofa di dalam kamar rumah kosong.

Dalam kamar yang dimaksud, didapati 1 timbangan digital dan 2 paket sabu. Dia mengaku sedang menunggu pembeli sabu miliknya tersebut.

Adapun total 5 paket sabu yang diamankan seberat 9 gram.

Dalam setiap transaksi narkoba, menurut Sa dirinya menemui langsung pembeli di rumah kosong setelah menyepakati harga.

Selanjutnya, Sa dan barang bukti diamankan ke Polres Bangka.

Dia dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 atau Pasal 112 ayat 2 UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

"Tetap kita lakukan pengembangan guna mengungkap pemasok narkoba yang dijual tersangka," kata Iptu Deni Wahyudi. (Bangkapos.com/Deddy Marjaya)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved