Persiapan Perhelatan G20 Belum Terlihat, Wabup Belitung Sebut Bulan Januari Tahapan Pemetaan

Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobie, mengakui segala persiapan membutuhkan waktu dikarenakan dukungan anggaran bersumber dari APBD dan APBN.

Penulis: Dede Suhendar | Editor: Novita
(posbelitung.co/dede s)
Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Menjelang perhelatan internasional pertemuan G20 September 2022 mendatang di Kabupaten Belitung, banyak persiapan yang harus dilakukan pemerintah berkolaborasi dengan seluruh pihak.

Namun hingga penghujung Januari 2022, persiapan tersebut belum terlihat dan dirasakan.

Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobie, mengakui segala persiapan membutuhkan waktu dikarenakan dukungan anggaran bersumber dari APBD dan APBN.

"Januari ini sebenarnya tahapan pemetaan, Februari mulai persiapan akselerasi implementasi dan Maret sudah kelihatan. Jalan Sriwijaya, sesuai komitmen Pak Gubernur, akan diaspal dan di bundaran ( Bundaran Tugu Satam, red) itu, PUPR akan memasang tiang bendera 20 negara dan G20, di situ akan terasa," jelasnya kepada Posbelitung.co, Senin (24/1/2022).

Isyak mengungkapkan, sebenarnya pemerintah baik kabupaten, provinsi maupun pusat sudah bergerak melakukan pemetaan detail guna menyambut para tamu delegasi.

Hanya saja karena memanfaatkan dana kolaborasi APBN dan APBD, pada Januari 2022 tentunya belum siap.

Beberapa kementerian juga telah menginventarisasi segala kebutuhan dimulai dari perbaikan fasilitas di bandara yang akan dilakukan Angkasa Pura, seperti runway dan terminal.

Selain itu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan mengaspal jalan yang akan dilalui delegasi, perbaikan jembatan dan lampu jalan dipercantik.

Bahkan RSUD Marsidi Judono Tanjungpandan sudah bekerja sama dengan Pertamedika.

Persiapan sarana transportasi, pemerintah akan menyiapkan 125 unit mobil mewah sejenis Toyota Alphard atau Mercedes, telah dikoordinasikan dengan Bappenas, Hyundai dan Blue Bird Groups.

Bapennas bersama kementerian lain, juga sedang menyusun destinasi yang akan direkomendasikan untuk dijadikan kunjungan.

"Itu yang akan diperbaiki dan pasti dikerjakan. Kalau hotel mau berbenah, itu bukan urusan pemerintah. Karena kalau dia tidak mau upgrade, nanti ada investor lain masuk, mereka akan kehilangan pangsa pasar," jelasnya.

Oleh sebab itu, Isyak, menilai perhelatan G20 sebagai booster bagi pemulihan ekonomi Belitung.

Sehingga ia menginginkan bahwa persiapan menjadi hiruk pikuk bersama agar nuansa G20 turut dirasakan semua pihak.

Halaman
12
Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved