Begini Persiapan Quartararo dan Marquez Jelang Tes Pramusim MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika

Fabio Quartararo dan Marc Marquez melakukan persiapan berbeda jelang Tes Pramusim MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika.

Editor: Eltjandring
TWITTER.COM/FABIOQ20
Fabio Quartararo (kiri) dan Marc Marquez (kanan) melakukan selebrasi kemenangan. 

Meski begitu, Marc Marquez tidak berkecil hati dan berusaha bangkit agar kembali bisa berkompetisi pada MotoGP 2022.

Marc Marquez dijadwalkan pertama kali menjajal RC213V-S di Sirkuit Algarve, Portimao (Portugal), lalu di Aragon (Spanyol) dengan menggunakan CBR600.

Sambil menunggu untuk mencoba RC213V baru yang akan dibuat Honda tidak terlalu ekstrem dan lebih mudah dijinakkan daripada versi terbaru.

Salah satu manajer utama kejuaraan dunia, Carlo Pernat, memberinya pujian.

"Dia sangat disayangkan dalam beberapa tahun terakhir, tetapi dia tetap yang terkuat.”

“Kami hanya perlu memahami apa yang harus dia bayar dalam hal kinerja semua yang telah dia lalui," kata Pernat dilansir BolaSport.com dari Tuttomotoriweb.

Marc Marquez, Pebalap Repsol Honda menceritakan rasa sakit di lengannya yang membuatnya menderita kesakitan saat di balapan
Marc Marquez, Pebalap Repsol Honda menceritakan rasa sakit di lengannya yang membuatnya menderita kesakitan saat di balapan ((AFP/JAVIER SORIANO))

Marquez masih diragukan untuk menjalani tes pramusim pertama di Sirkuit Sepang, Malaysia pada awal Februari.

Namun, dia dianggap dalam performa optimal pada awal kejuaraan MotoGP 2022 pada 6 Maret di Qatar.

"Bisa jadi untuk melihatnya di puncak perlu menunggu sampai musim semi. Tetapi, begitu dia kembali menjadi satu dan jika dia memiliki motor yang kompetitif, saya yakin dia akan berjuang untuk kemenangan setiap Minggu," ucap pria berusia 73 tahun itu.

Selanjutnya, Honda juga tengah diramaikan soal siapa rekan satu tim Marquez pada MotoGP 2023.

Dua nama yang disebut akan mengisi posisi tersebut adalah rekan satu timnya saat ini, Pol Espargaro, dan Joan Mir. Mir saat ini masih berseragam Suzuki.

"Di masa lalu dia hampir menandatangani kontrak dan saya pikir waktunya telah tiba karena situasi di Suzuki tidak terlalu jelas," ujar Pernat.

"Setelah kepergian manajer Brivio, semuanya ada di tangan kepala teknis Shinichi Sahara. Kami berbicara tentang penggantinya, tetapi untuk saat ini semuanya tidak pasti," aku Pernat.

(Tribunnews.com/BolaSport.com)

Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved