Polres Vaksinasi Door to Door di Kelapa Kampit, ada 5,13 Persen Belum Vaksin Primer

Karena menurut data Polres Beltim, masih ada 5,13 persen atau 834 orang yang belum divaksinasi primer di Kelapa Kampit.

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Tedja Pramana
Ist/humas polres beltim
Kapolres AKBP Taufik saat memantau vaksinasi anak-anak di SD Negeri 3 Kelapa Kampit, Rabu (26/1/2022). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kapolres Belitung Timur (Beltim), AKBP Taufik Noor Isya galakkan giat vaksinasi Covid-19 secara door to door di Kelapa Kampit.

Karena menurut data Polres Beltim, masih ada 5,13 persen atau 834 orang yang belum divaksinasi primer di Kelapa Kampit.

Menurutnya, cara door to door alias jemput bola ke rumah warga menjadi salah satu cara percepatan program pemerintah ini. Apalagi saat ini sudah menyasar baru pada anak-anak usia 6-12 tahun.

"Jadi kita harus kerjasama ini semua pihak harus dukung, baik dari nakes, masyarakat, termasuk orang tua anak-anak supaya kita semua sehat dan terhindar dari Covid-19," kata AKBP Taufik, Rabu (26/1/2022).

AKBP Taufik bilang dia juga mengunjungi rumah warga yang tidak mau divaksinasi karena alasan tertentu.

Di sana dia memberikan penjelasan kepada warga tersebut tentang program pemerintah tersebut.

"Ini kan kita kegiatan demi kesehatan kita semua. Dalam Alquran dan hadis pun sudah dikatakan bahwa ikutilah ulil amri atau pemimpin kamu. Jadi jangan ragu-ragu karena kita mengikuti pimpinan bangsa ini," kata Kapolres yang sebelumnya memantau vaksinasi anak-anak di SD Negeri 3 Kelapa Kampit didampingi Kapolsek Kelapa Kampit AKP Morhan dengan Tim Vaksinator dari Puskesmas Kelapa Kampit.

Dia mengimbau agar masyarakat Belitung Timur yang belum vaksin agar terus proaktif mendatangi gerai vaksin yang tersedia di setiap kecamatan untuk terciptanya herd immunity.

Polres Beltim akan tetap mendorong kegiatan vaksinasi melalui metode door to door supaya mewujudkan masyarakat yang sehat dan kuat.

"Jangan mudah percaya konten medsos yang berisikan hoaks dengan menampilkan gambar maupun tulisan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya terkait dengan vaksinasi. Apabila ragu, masyarakat dapat menanyakan langsung kepada pihak kepolisian," kata AKBP Taufik.

( Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved