Tim Gabungan Razia di Lapas Kelas IIB Bukit Semut, Kamar Sel Digeledah, Pegawai dan Napi Dites Urine

Tim gabungan melakukan pemeriksaan bergiliran ke kamar kamar sel yang rata rata dihuni sekitar 12 orang narapidana per kamarnya digeledah.

Penulis: Deddy Marjaya | Editor: Novita
Bangkapos.com/Deddy Marjaya
Tim gabungan dari Kemenkuham Babel, BNNP Bangka Belitung dan Dit Narkoba Polda Babel menggeledah kamar sel di Lapas Kelas IIB Bukit Semut Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka, saat menggelar razia pada Rabu (26/1/2022). 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Tim gabungan dari Kanwil Kemenkumham Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Badan Narkotika Nasional ( BNN) Provinsi Bangka Belitung dan Dit Narkoba Polda Kepulauan Bangka Belitung, menggelar razia dan tes urine di Lapas Kelas II B Bukit Semut Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, Rabu (26/1/2022).

Seluruh ruangan sel narapidana digeledah guna mencari barang barang terlarang.

Selain itu, baik narapidana maupun pegawai lapas, menjalani tes urine.

Narapidana Lapas Bukit Semut saat ini berjumlah 454 orang dari berbagai kasus hukum.

"Ini bentuk sinergitas kita dengan instansi terkait merupakan implementasi dari pimpinan dipusat agar tidak ada lagi penyalagunaan narkoba di lapas-lapas," kata Kadiv Lapas Kanwil Kemenkuham Bangka Belitung.

Tim gabungan melakukan pemeriksaan bergiliran ke kamar-kamar sel yang rata rata dihuni sekitar 12 orang narapidana per kamarnya digeledah.

Sementara saat penggeledahan para narapidana lebih dulu diperiksa kemudian diminta menunggu di luar sel.

Hanya kepala kamar sel saja yang berada di kamar ikut menyaksikan penggeledahan kamar.

Sasaran razia adalah narkoba serta barang barang terlarang.

Saat razia dan penggeledahan, tidak ditemukan barang barang mencurigakan ataupun barang terlarang.

Usai penggeledahan kamar, para narapidana dan pegawai Lapas Bukit Semut menjalani tes urine.

Kepala BNNP Bangka Belitung, Brigjen Pol MZ Muttaqien, mengatakan, kegiatan merupakan implementasi dari intruksi presiden Nomor 2 Tahun 2020, yakni Lapas Bersih Dari Narkoba (Lapas Bersinar).

Setelah diresmikan di Tangerang, Menteri Hukum dan HAM memerintahkan jajaran Kanwil HAM untuk melaksanakan Lapas Bersinar di wilayahnya.

"Jadi Kadivpas Kemenkuham Babel quick response untuk melaksanakan Lapas Bersinar ini luar biasa mengajak kita dari BNN dan Polda melaksanakan kegiatan," kata Brigjen Pol MZ Muttaqien

Menurut dia, ada tiga kunci utama parameter Lapas Bersinar disingkat DBS.

Antara lain deteksi dini seperti yang dilaksanakan saat ini mengecek urine dan razia kamar sel.

Kedua, berantas narkoba dan ketiga sinergitas. Jika ini benar benar dilaksanakan, upaya menjadikan Lapas lapas bebas narkoba akan tercapai.

"Melalui DBS yakni deteksi dini, berantas dan sinergitas maka Lapas Bebas Narkoba akan tercapai," kata Brigjen Pol MZ Muttaqien. (Bangkapos.com/Deddy Marjaya)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved