Ini Kata Pertamina Tentang Solar Subdisi di Belitung yang Dikeluhkan Sopir Assapel

"Jadi sudah sesuai kuota yang sudah ditetapkan oleh BPH Migas. Pertamina Patra Niaga hanya sebagai operator menyalurkan BBM bio solar saja," bebernya.

Penulis: Disa Aryandi | Editor: Novita
kontan.co.id
ILUSTRASI Logo Pertamina. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Penjabat sementara (Pjs) Area Manager Communication Relation & CSR Pertamina Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), Hariz Hanjanza, mengatakan, untuk penyaluran bahan bakar minyak ( BBM) subsidi jenis bio solar di Belitung hingga sekarang ini tidak mengalami permasalahan apapun.

Sehingga penyaluran itu dikategorikan relatif normal, alias seperti yang sudah ditetapkan BPH Migas.

"Kalau untuk penyaluran BBM jenis Bio solar itu masih relatif normal, termasuk kuotanya juga masih normal (tidak ada pengurangan)," kata Hariz Hanjanza kepada Posbelitung.co, Kamis (27/1/2022).

Kata dia, Pertamina Patra Niaga pada penyaluran BBM teraebut hanya sebagai operator.

"Jadi sudah sesuai kuota yang sudah ditetapkan oleh BPH Migas. Pertamina Patra Niaga hanya sebagai operator menyalurkan BBM bio solar saja," bebernya.

Sebelumnya, rombongan sopir pelabuhan di bawah naungan Asosiasi Sopir Pelabuhan (Assapel) Belitung mengeluhkan kelangkaan BBM jenis solar subsidi.

Ketua Assapel, Suhar Iswandi atau akrab disapa Boy, mengatakan semenjak sebulan belakangan solar subsidi mulai susah didapatkan.

Sementara, jika mereka menggunakan solar industri dengan ketetapan tarif Pemkab Belitung sudah tidak sesuai. (Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved