Program Beasiswa PT Timah Antarkan Anak Warga Belitung Timur Ini Mengenyam Pendidikan hingga Kuliah

Ibu dari Ajib dan Kamila, Tati Maryati (41), merasa bersyukur anak-anaknya bisa mendapatkan beasiswa dari PT Timah.

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Novita
IST/Dokumentasi Pribadi
Ajib (tengah) didampingi orang tuanya. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Memberikan pendidikan yang terbaik bagi anak-anak adalah harapan para orang tua.

Namun, terkadang hal ini tak selalu mulus. Kondisi ekonomi menjadi kekhawatiran bagi sebagian orang untuk melanjutkan pendidikan anaknya.

Untuk membantu masyarakat dalam bidang pendidikan, PT Timah Tbk memiliki program rutin beasiswa pendidikan bagi masyarakat yang kurang beruntung secara ekonomi, melalui program Kelas Beasiswa PT Timah Tbk di SMAN 1 Pemali, Bangka.

Program Kelas Beasiswa PT Timah Tbk yang dimulai sejak tahun 2000 ini, telah meluluskan lebih dari 700 lebih alumni yang berasal dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.

Kehadiran program beasiswa PT Timah Tbk ini, turut dirasakan Ajib Fajar (20) dan Kamila (17), kelahiran Manggar, Kabupaten Belitung Timur.

Mereka mendapatkan beasiswa pendidikan melanjutkan ke SMA Pemali Bangka dari PT Timah Tbk.

Ibu dari Ajib dan Kamila, Tati Maryati (41), merasa bersyukur anak-anaknya bisa mendapatkan beasiswa dari PT Timah.

Berkat beasiswa itu, dia tidak perlu pusing memikirkan biaya hidup dan pendidikan kedua anaknya itu.

"Alhamdulillah rezeki anak-anak, awalnya juga enggak nyangka. Sekarang Ajib sudah lulus dan sedang pendidikan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) semester tiga. Kalau Kamila sekarang masih kelas XI," kata ibu empat anak itu, Jumat (28/1/2022), seperti dalam rilis yang diterima Posbelitung.co, Senin (31/1/2022).

Tati menceritakan, dirinya bersama suami Carsum (49), tak memiliki pekerjaan tetap. Untuk biaya kehidupan sehari-hari pun mereka hanya pas-pasan.

Suaminya bekerja sebagai buruh serabutan sedangkan dirinya hanya sebagai ibu rumah tangga biasa.

Untuk membantu perekonomian keluarga, Tati membuat makanan ringan seperti keripik bayam, macaroni, hingga keripik tempe untuk dijajakan.

"Belajar dari Youtube akhirnya bisa bikin-bikin. Sekalian buat nambah penghasilan keluarga," kata Tati.

Dengan adanya program beasiswa dari PT Timah Tbk, dirinya menjadi lebih tenang untuk pendidikan anaknya.

Ia menyebut, satu dari anaknya bahkan kini telah berhasil mengenyam pendidikan tinggi dengan beasiswa.

Dia berharap pendidikan anak-anaknya bisa lancar sehingga bisa menjadi orang sukses dan kebanggan daerah.

"Semoga bisa jadi inspirasi anak-anak lain. Kondisi kekurangan bukan berarti tidak mampu. Kalau sudah berusaha pasti akan menemukan jalannya sendiri," ucap Tati. (*/Posbelitung.co/Bryan Bimantoro)

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved