Petani Sawit di Kabupaten Bangka Resah, Harga TBS Terjun Bebas

Diakuinya rata-rata para petani sawit rakyat di Kabupaten Bangka sangat panik dengan penurunan harga TBS yang terjun bebas ini.

Penulis: Edwardi | Editor: Tedja Pramana
bangkapos.com/edwardi
Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kabupaten Bangka, Jamaludin. 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kabupaten Bangka, Jamaludin meminta pemerintah agar tetap memperhatikan nasib petani kelapa sawit rakyat yang saat ini resah akibat harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang turun drastis beberapa hari lalu.

"Pada tanggal 25 Desember 2021 lalu harga TBS kelapa sawit di tingkat pabrik CPO sempat mencapai Rp3.410 per kg TBS, namun pada tanggal 29 Desember 2021 turun drastis menjadi Rp3.010 per kg atau turun Rp400 per kg. Penurunan langsung sebesar Rp400 ini sangat besar, sebab untuk kenaikan harga sedikit demi sedikit naiknya," kata Jamaludin alias Tipek kepada Bangkapos.com, Selasa (01/2/2022).

Diakuinya rata-rata para petani sawit rakyat di Kabupaten Bangka sangat panik dengan penurunan harga TBS yang terjun bebas ini.

"Penyebabnya karena pemerintah mengeluarkan kebijakan larangan atau pembatasan ekspor CPO untuk mengatasi kenaikan harga minyak goreng di dalam negeri," ujar Jamaludin.

Diakuinya dengan adanya kebijakan pemerintah ini menyebabkan pabrik pengolahan kelapa sawit (PPKS) yang ada di Kabupaten Bangka melakukan penekanan terhadap harga beli kelapa sawit petani rakyat.

Padahal saat ini para petani juga dihadapi dengan masalah kenaikan harga pupuk nonsubsidi, herbisida, pestisida dan biaya produksi lainnya yang juga naik lebih dari 100 persen dari biasanya.

Hal ini menyebabkan keuntungan petani kelapa sawit juga tidak seberapa dengan kenaikan biaya produksi ini.

"Kami mohon agar pemerintah bisa mengambil kebijakan atau solusi yang lebih bijak agar nasib para petani kelapa sawit juga tetap diperhatikan," harap Jamaludin.

Sementara itu update harga TBS kelapa sawit tingkat pabrik CPO terbaru tanggal 30 Desember 2021 mulai ada kenaikan kembali menjadi Rp3.110 per kg dan tanggal 31 Desember 2021 naik lagi menjadi Rp3.160 per kg.

(Bangkapos.com/Edwardi)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved