Breaking News
Varian Omicron Masuk Belitung, Dinkes Sebut Tracking Pasien Sudah Dilakukan
Dari 9 sampel yang dikirim, 8 di antaranya terkonfirmasi merupakan varian Omicron, sementara 1 sampel masih dalam pemeriksaan.
Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Novita
POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Varian Covid-19 Omicron masuk Belitung setelah terkonfirmasi terhadap delapan warga yang berada di wilayah kerja Puskesmas Air Saga.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung, Joko Sarjono, menyebut, proses tracking telah dilakukan kepada pasien-pasien tersebut.
Baca juga: 8 Warga Belitung Terkonfirmasi Positif Varian Omicron
Kepada Posbelitung.co, Rabu (2/2/2022), Joko menuturkan, semula ada warga yang pulang dari Jakarta dan terkonfirmasi positif Covid-19.
Kemudian menularkan kepada anggota keluarga dan beberapa kontak lain.
Setelah ditelusuri, ditemukan 11 sampel positif, 9 di antaranya terindikasi Omicron.
"Sampel ini dikirim ke lab di Jakarta. Yang menentukan sampel dikirim atau tidaknya dari rumah sakit, berdasarkan CT Value hasil tes PCR, kalau di bawah 30, sampelnya harus dikirim ke lab," jelasnya.
Sejumlah sampel tersebut telah dikirim pada Senin (24/1/2022) lalu.
Dari 9 sampel yang dikirim, 8 di antaranya terkonfirmasi merupakan varian Omicron, sementara 1 sampel masih dalam pemeriksaan.
Kedelapan pasien tersebut mengalami gejala ringan dan sedang sehingga tidak menjalani perawatan di rumah sakit, melainkan isolasi mandiri.
"Dirawat rumah sakit atau tidak, tergantung gejala. Kalau butuh alat bantu di rumah sakit, kalau gejalanya ringan atau tanpa gejala bisa isolasi mandiri," imbuhnya.
Berdasarkan pantauan data terbaru di laman covid19.belitung.go.id, pukul 16.14 WIB, ada 29 pasien positif Covid-19.
Meski begitu, Joko memastikan delapan pasien yang positif Omicron telah dinyatakan sembuh dan bukan termasuk dalam ke-29 pasien yang masih positif.
Baca juga: Baru Terkonfirmasi Positif Varian Omicron, Delapan Warga Belitung Sudah Dinyatakan Sembuh
"Kami tetap upaya, menemukan kontak secepatnya dan seakurat mungkin sehingga mereka segera isolasi sebagai pemutus mata rantai. Sudah dilacak, sudah diketemukan semua," ucapnya.
Gejala Omicron, lanjutnya, tidak terlalu berbeda dengan Covid-19 pada umumnya.
Meski tingkat penularan hampir sama masifnya dengan varian Delta, namun tidak seganas varian Delta.
Ia tetap mengimbau masyarakat bahwa selama pandemi belum selesai, maka penerapan protokol kesehatan harus terus dijalankan, walaupun kasus menurun. (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20220202-kabid-p2p-dinas-kesehatan-kabupaten-belitung-joko-sarjono.jpg)