Bupati Belitung Timur Sebut Kolaborasi dengan Swasta Diperlukan dalam Mendorong Ketahanan Pangan

Burhanudin menyebut, kemampuan keuangan desa, masyarakat, ataupun kelompok tani, pasti terbatas.

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Novita
Posbelitung.co/Bryan Bimantoro
Bupati Beltim, Burhanudin, Kades Burung Mandi, Sudarsono, dan perwakilan PT Timah, memanen semangka di kebun BUMDes Burung Mandi yang bermitra dengan PT Timah, Selasa (15/2/2022). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Bupati Belitung Timur, Burhanudin, mengatakan, kolaborasi dan sinergisitas dengan pihak swasta diperlukan dalam rangka mendorong ketahanan pangan.

Hal itu dikatakannya seusai memanen buah semangka di kebun milik BUMDes Maju Bersama Desa Burung Mandi iyang dikelola bersama PT Timah, Selasa (15/2/2022).

Burhanudin menyebut, kemampuan keuangan desa, masyarakat, ataupun kelompok tani, pasti terbatas.

Jika belum berani memanfaatkan dana kredit usaha rakyat (KUR), bisa bekerja sama dengan perusahaan, misalnya PT Timah.

"Sektor pertanian dan perkebunan jadi salah satu andalan untuk perkembangan dan menambah PADes. Apalagi misalnya, tanaman yang bisa memberikan nilai tambah dan nilai ekonomi yang tinggi bagi desa," kata Burhanudin, Selasa (15/2/2022).

Dia mengatakan setuju dengan paparan Kepala Desa Burung Mandi, Sudarsono, bahwa dalam menjalankan usaha BUMDes, jangan sampai menjadi kompetitor di masyarakat. Seharusnya adalah kolaborasi dan saling melengkapi.

"Jangan menciptakan kompetisi antara BUMDes dengan masyarakat. Keberadaannya justru bisa jadi pusat penelitian, pengembangan, hingga pusat ekonomi," kata Burhanudin.

Kades Burung Mandi, Sudarsono mengatakan, pola kemitraan antara BUMDes dengan PT Timah berkonsep menumbuhkan perekonomian masyarakat desa, tanpa berlawanan dengan aktivitas yang biasa dilakukan masyarakat.

Ia mencontohkan, BUMDes mencari tanaman luar yang tidak ditanam oleh masyarakat setempat, seperti melon dan bawang.

"Sebelumnya dianggap tidak bisa tumbuh di tanah Sukamandi, tapi dengan pola perawatan yang baik dan kemitraan akhirnya bisa tumbuh sampai panen. Aku sebagai kades, tugasnya mengatur itu semua supaya kedua produk dari BUMDes dan masyarakat tidak saling bersaing," jelasnya.

Sampai saat ini, lanjutnya, untuk pembayaran karyawan di BUMDes sudah mencapai Rp45 juta dari sektor pertanian dan unit lainnya. Sedangkan laba bersih sudah mencapai lebih dari Rp180 juta.

Ke depan, dia berencana akan menanam talas bening karena dinilai punya manfaat tinggi.

"Walau demikian, kami juga saat ini masih terus mencari komoditi atau varian apa yang bisa jadi unggulan dari desa untuk dipasarkan ke luar," kata Sudarsono. (Posbelitung.co/Bryan Bimantoro)

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved