Jelajah Pesona Jalur Rempah Belitung Timur Masuk Nominasi Kharisma Event Nusantara 2022

"Event JPJR Beltim merupakan salah satu upaya pemulihan ekonomi daerah sekaligus mendukung kegiatan internasional G20," imbuh Evi Nardi.

Editor: Novita
IST/Dokumentasi Diskominfo Beltim
Kurasi event JPJR Belitung Timur dilakukan melalui zoom meeting, Rabu (16/2/2022). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kegiatan Jelajah Pesona Jalur Rempah (JPJR) Kabupaten Belitung Timur jadi satu dari event yang berhasil terpilih mewakili Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) untuk masuk seleksi kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) 2022.

"Kita bersyukur event JPJR Beltim lolos ke tahap kurasi event nasional Kharisma Event Nusantara 2022," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Belitung Timur Evi Nardi, seperti dikutip dari rilis Diskominfo yang diterima Posbelitung.co, Rabu (16/2/2022).

Event KEN 2022 merupakan sebuah upaya pemerintah dalam mendorong kebangkitan ekonomi kreatif Indonesia dan upaya membangkitkan perekonomian nasional akibat pandemi Covid-19.

"Event JPJR Beltim merupakan salah satu upaya pemulihan ekonomi daerah sekaligus mendukung kegiatan internasional G20," imbuh Evi Nardi.

Dalam tahap kurasi, presentasi dan tanya jawab event JPJR dilakukan secara langsung melalui zoom meeting oleh Koordinator Event JPJR, Zulfiandi, di hadapan para kurator dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI di kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Belitung Timur, Rabu (16/2/2022).

"Untuk masuk ke kalender event KEN 2022, tidaklah mudah, karena harus melalui persyaratan dan seleksi ketat dari penilaian tim kurator. Kami berusaha mempresentasikan dengan baik dan jelas mengingat waktu presentasinya terbatas," kata Zulfiandi usai presentasi.

Perlu diketahui, Jelajah Pesona Jalur Rempah (JPJR) Belitung Timur merupakan event prioritas unggulan tahunan dari Kabupaten Belitung Timur, yang mengangkat sejarah dan budaya bahwa Belitung Timur bagian dari jalur rempah nusantara dan dunia.

Zulfiandi menjelaskan tema JPJR tahun 2022 yakni "Eksotisme Jalur Rempah Belitung Timur".

Makna tema tersebut yaitu bagaimana menampilkan dan menyajikan 17 Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia asal Belitung Timur, yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, serta 30 Hak Kekayaan Intelektual Komunal (HAKI Komunal) asal Belitung Timur yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

"Tema tersebut mengandung makna nilai-nilai keistimewaan Belitung Timur sebagai simpul jalur rempah dunia yang telah ada dalam sejarah jalur rempah, berupa pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, kuliner, obat-obatan rempah serta masyarakat Belitung Timur pengelola budaya rempah," kata Zulfiandi. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved