Virus Corona

Alasan WHO Mengapa Varian Terbaru Virus Corona Diberi Nama Omicron?

Apakah penamaan varian terbaru virus Corona ini ada hubungannya dengan sejarah atau bahasa tertentu?

Penulis: Rizka Pratiwi | Editor: Hendra
Sehatnegeriku.kemkes.go.id
Omicron 

POSBELITUNG.CO - Masih banyak di antara kita yang masih bingung asal kata Omicron menjadi nama varian terbaru dari Covid-19.

Ternyata penamaan varian terbaru virus Corona dengan nama Omicron bukan karena tanpa alasan.

Apakah ada hubungannya dengan sejarah atau bahasa tertentu?

Berikut dijelaskan mengapa kata Omicron yang dipilih, dilansir dari laman Nytimes.com.

Terkait dengan sistem penamaan yang diumumkan oleh World Health Organization ( WHO), sebetulnya dipilih kata varian yang mudah dan tidak membingungkan publik.

Misalnya, varian yang muncul di India tidak populer dengan nama yang sebenarnya yaitu B.1.617.2, justru diberi nama Delta, huruf keempat dari alfabet Yunani.

Alfabet Yunani
Alfabet Yunani (Worldhistory.org)

Jadi, penamaan varian virus ini memang berdasarkan alfabet Yunani.

Sebab bila harus menggunakan penamaan dari para ahli (Lineage) akan sangat sulit untuk diingat.

Dengan istilah yang rumit tak jarang akan menimbulkan kesalahan pelaporan pula.

Seorang pakar virus University of Saskatchewan, Dr. Angela Rasmussen menjelaskan bahwa ketika dia melakukan wawancara dengan wartawan, sebelum adanya sistem penamaan Yunani disahkan, dia cukup bingung dengan varian B.1.1.7 dan B.1.351.

"Sangat merepotkan untuk menyebutkan varian tersebut. Pada akhirnya orang-orang banyak menyebutnya varian Inggris atau varian Afrika Selatan," ujarnya.

Mengapa Harus Alfabet Yunani?

Penggunaan alfabet Yunani sebetulnya cukup familiar dalam dunia sains selama ini.

Mengingat peradaban Yunani Kuno yang banyak menyumbang ilmu pengetahuan pada masa sebelum masehi.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved