Virus Corona di Bangka Belitung

Bayi Perempuan di Belitung Meninggal karena Covid, Curigai Jika Ada Gejala Berikut pada Balita

Kasus bayi meninggal dunia akibat positif Covid-19 kembali terjadi di Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung, pada Rabu (2/3/2022)

Penulis: Khamelia CC | Editor: Khamelia
IST/dok BPBD Belitung
Bayi ALF yang meninggal dengna status positif Covid-19 dimakamkan oleh petugas di tempat pemakaman umum, Kamis (15/7/2021). 

POSBELITUNG.CO -- Kasus bayi meninggal dunia akibat positif Covid-19 kembali terjadi di Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung, pada Rabu (2/3/2022) kemarin. 

Bayi tersebut berjenis kelamin perempuan berusia tujuh bulan. Dengan mengalami gejala klinis Covid-19 saat dibawa ke rumah sakit di RSUD Marsidi Judono Kabupaten Belitung dan mengalami henti jantung dan meninggal dunia.

Berdasarkan data Satgas Covid-19 Bangka Belitung, menyampaikan usia lansia masih mendominasi kasus meninggal dunia akibat Covid-19 ketimbang usia bayi hingga anak-anak.

Disebutkan kasus meninggal dunia akibat Covid-19 dengan usia meninggal dunia kurang dari 1 tahun sebanyak 4 kasus, usia 1-4 tahun sebanyak 1 kasus, usia 5-14 tahun sebanyak 5 kasus, usia 15-19 tahun sebanyak 5 kasus.

Terbanyak kasus meninggal dunia pada usia 55-69 tahun, jumlah 653 kasus, dan usia lebih dari 70 tahun sebanyak 364 kasus.

Sementara usia 45-54 tahun sebanyak 261 kasus dan 20-44 tahun sebanyak 198 kasus.

Baca juga: Viral Petani Ukraina Rebut dan Bakar Sistem Rudal Canggih Milik Tentara Rusia di Bashtanka

Baca juga: Safeea Kegirangan, Maia Estianty Kirim Kado Ultah untuk Putri Mulan Jameela dan Ahmad Dhani

Sekretaris Percepatan, Penanganan Satgas Covid-19, Provinsi Bangka Belitung, Mikron Antariksa, mengatakan dengan kasus meninggal bayi positif Covid-19 menambah panjang daftar kematian akibat virus Corona di Bangka Belitung.

"Kami tentunya prihatin, dan menjadi perhatian kita semua bahwa virus Corona ini menyerang semua kalangan umur. Sehingga kita harus hidup sehat dan tetap patuh terhadap protokol kesehatan Covid-19," ujar Mikron Antariksa kepada Bangkapos.com, Kamis (3/3/2022).

Ia mengakui, bahwa usia meninggal dunia akibat positif Covid-19 banyak diusia lansia ketimbang usia anak-anak.

"Kalau untuk anak-anak itu mayoritas yang tertular virus sembuh. Tetapi kami tetap mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan divaksinasi, sehingga upaya pemerintah dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Babel dapat terlaksana," harapnya.

Halaman
1234
Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved