Berita Belitung Timur

Kasus Covid-19 Meningkat, Dindik Belitung Timur Serahkan ke Kepsek soal BDR

Namun, Sarjano ingin mengutamakan keselamatan warga sekolah sehingga keputusan tersebut harus diambil.

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Tedja Pramana
posbelitung.co
Kepala Dinas Pendidikan Belitung Timur Sarjano saat ditemui di kantornya, Selasa (1/3/2022). (Posbelitung.co/BryanBimanto) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Satu bulan terakhir kasus covid-19 di Kabupaten Belitung Timur (Beltim) meningkat. Sampai hari ini ada 195 kasus aktif Covid-19 di seluruh kecamatan di Beltim.

Peningkatan ini otomatis berdampak pada dunia pendidikan yang mana saat ini sudah diputuskan untuk 50 persen BDR dan sisanya belajar di sekolah dengan prokes ketat.

Kepala Dinas Pendidikan Beltim, Sarjano mengatakan, keputusan tersebut diambil untuk mengantisipasi penyebaran virus corona di sekolah. Namun dia menegaskan jika ada warga sekolah baik guru atau siswa yang terkonfirmasi positif bisa saja dialihkan menjadi BDR 100 persen.

"Itu keputusan sepenuhnya kami serahkan kepada kepala sekolah karena dia yang mengetahui pasti sekolahnya. Kami hanya membuat regulasinya dan mengimbau agar prokes menjadi prioritas," kata Sarjano, Jumat (4/3/2022).

Dia menilai sebenarnya pembelajaran dari rumah tidak efektif bagi siswa karena penerimaan terhadap materi pelajaran tidak optimal. Kemampuan tiap siswa pasti berbeda apalagi sarana yang dipakai di rumah tidak semua optimal.

Namun, Sarjano ingin mengutamakan keselamatan warga sekolah sehingga keputusan tersebut harus diambil.

"Apalagi tahun lalu karena pandemi ini siswa kita banyak yang DO. Salah satunya disebabkan oleh BDR ini," kata Sarjano.

Dia mengimbau kepada masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan supaya dunia pendidikan kembali normal. Dengan begitu, kegiatan belajar mengajar di sekolah bisa melahirkan generasi penerus bangsa yang berkualitas.

( Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved